Barcelona CUCI GUDANG Usai Dipermalukan Bayern Munchen

Barcelona CUCI GUDANG Usai Dipermalukan Bayern Munchen

Gila Bola – Barcelona siap lempar SELURUH PEMAIN ke bursa transfer musim panas ini, kecuali empat bintang senior dan para punggawa muda.

Penghinaan dan rasa malu yang dialami Blaugrana usai dikalahkan Bayern Munchen dengan skor teramat telak, 8-2, akan memberi konsekuensi tersendiri dalam skuad Catalan itu. Dengan beberapa pengecualian, seluruh tim akan dilempar ke bursa transfer.

Aib yang dialami tim raksasa tersebut di Liga Champions musim ini telah mempertanyakan keberlangsungan status ‘tak tersentuh’ yang dimiliki sejumlah pemain, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, tapi kembali alami alami kekalahan dan kegagalan di ajang Eropa.

Para petinggi Barca kini dipastikan tak akan gentar lagi untuk membukakan pintu keluar kepada para pemain tersebut, demi lakukan pembenahan yang mendalam dan dibutuhkan. Selain itu, klub juga perlu dana segar untuk datangkan para pemain yang mereka incar.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Barcelona pun akan memulainya dengan mendengarkan semua tawaran yang datang untuk seluruh pemainnya, walaupun dengan pengecualian. Pasalnya, Lionel Messi, Marc-Andre ter Stegen, Clement Lenglet dan Frenkie de Jong, akan menjadi HANYA empat pemain yang tak akan diperbolehkan hengkang dari Camp Nou karena dinilai masih memberi harapan besar bagi Catalan.

Kiper asal Jerman itu memang tak terbantahkan selama bertahun-tahun di bawah mistar gawang Blaugrana, begitu juga dengan Lenglet – bek asal Prancis, dan gelandang Belanda, Frenkie de Jong. Keduanya dinilai sebagai pemain strategis – apalagi banyak yang diharapkan klub dari mereka. Lalu, sang kapten, Lionel Messi, dia juga tetap menjadi pemain yang tak tersentuh di Barca.

Para Pemain yang Dilepas

Diungkapkan Sport, para pemain yang tak punya masa depan lagi di Camp Nou adalah, Neto (kemungkinan bisa ke tim muda), Samuel Umtiti (dia tak termaafkan karena selalu menolak jalani operasi), Junior Firpo (dihargai 12 Juta Euro atau sekitar 209 Milyar Rupiah dan belum memanfaatkan peluang), Ivan Rakitic (dia tak menyesal tidak setuju hengkang tahun lalu), Rafinha (sudah tiga kali dipinjamkan ke klub lain), Arturo Vidal (kontraknya selesai tahun 2021), Philippe Coutinho (rekrutmen termahal dalam sejarah Barca yang menyebabkan kehancuran), Martin Braithwaite (klub ingin memulihkan investasi atas pemain ini dan meminta balik modal 18 Juta Euro atau 313 Milyar Rupiah), serta Arthur Melo (nilainya mencapai 72 Juta Euro atau sekitar 1,3 Trilyun Rupiah dan kini sudah menjadi pemain Juventus).

Selain itu, ada pula beberapa pemain yang kenyang pengalaman yang akan dilepas Barcelona, yakni Gerard Pique dan Sergio Busquets, di mana keduanya sudah berikan segalanya kepada klub sejak musim 2008/09.

Begitu juga dengan Jordi Alba, yang tak punya saingan di sisi kiri sejak musim 2012/13, dan Luis Suarez yang kini sudah berusia 33 tahun serta sudah enam tahun menjadi pemain yang tak tersentuh.

Siapakah Penyebab Utama Krisis di Barca?

Klub juga telah mempelajari tawaran yang datang untuk Nelson Semedo, Antoine Griezmann dan Ousmane Dembélé – para pemain yang tak juga tunjukkan performa yang diharapkan, setelah klub merogoh kocek dalam-dalam untuk datangkan ketiganya.

Begitu juga dengan Sergi Roberto yang bisa tinggalkan Camp Nou walau ia memiliki kontrak hingga Juni 2022. Idenya, klub ingin memberi ruang kepada para pemain yang akan masuk dan harus mengambil alih seluruh posisi pemain yang akan dilepas, hingga regenerasi yang dilakukan benar-benar konkret dan tunjukkan hasil nyata.

Dalam hal ini, para pemain muda akan tetap dipromosikan ke tim utama. Mereka adalah pemain akademi Ansu Fati, Riqui Puig, dan kemungkinan juga Ronald Araujo.

Lalu, tergantung bagaimana penjualan para pemain mereka peroleh hasil, Barcelona pun akan tetap mencoba memperkuat timnya dengan mendatangkan Lautaro Martínez dari Inter Milan, dan Eric Garcia dari Manchester City.

Sejauh ini, sudah ada kesepakatan dengan kedua pemain tersebut, walaupun belum ada yang disetujui dengan masing-masing klub, yang meminta bayaran terlalu tinggi – menurut Barca.