Barcelona Didesak Segera Jual Dua Pemainnya Bulan Ini

Gilabola.com – Barcelona harus segera menjual Jean Clair Todibo dan Philippe Coutinho sebelum 30 Juni 2020 untuk menyeimbangkan pembukuan mereka.

Tenggat waktu untuk bisa melepas dua pemain itu kini sudah semakin dekat. Barca pun berlomba dengan waktu untuk segera merampungkan operasi ini, yang akan datangkan dana 70 Juta Euro (Rp 1,1 Trilyun) dan sangat dibutuhkan raksasa Catalan itu untuk menyeimbangkan pembukuan tahunan.

Blaugrana sendiri saat ini masih terus bekerja keras untuk melepas kedua pemainnya itu. Coutinho masih berpeluang kembali ke Liga Premier dan Barca terbuka untuk kantongi dana sebesar 70 Juta Euro tersebut bagi pemain yang mereka datangkan dengan ongkos transfer jauh di atas jumlah itu, meskipun klub-klub peminat sejauh ini lebih suka meminjamnya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Diungkapkan Sport, kesepakatan untuk Todibo tampaknya menjadi opsi yang lebih mudah saat ini. Barça gagal mengupayakan kesepakatan pindah pemain asal Prancis ini dengan Everton, tapi sang pemain masih menunggu tawaran yang lebih baik untuknya.

Klub Merseyside itu tak mau mundur dari tawaran pertama mereka yang sebesar 20 Juta Euro (Rp 318,5 Milyar), plus 5 Juta Euro (sekitar Rp 80 Milyar) lainnya dalam bentuk add-ons. Sedangkan Barcelona, ingin kantongi dana penuh sebesar 25 Juta Euro (Rp 398 Milyar), tapi tampaknya mereka tak bisa mendapatkannya.

Blaugrana pun harus menunggu klub Liga Premier lainnya, atau AS Roma, yang juga tertarik pada Todibo. Tapi, sampai saat ini, tak ada tawaran baru yang datang untuk mantan bintang Toulouse tersebut.

Sejauh ini, Todibo – bek tengah yang masih berusia 20 tahun, selalu memprioritaskan dirinya tetap menjadi pemain Barca. Kalaupun tak mungkin, pemain yang kini tengah dipinjamkan ke Schalke itu berharap pindah ke klub Liga Premier yang dinilainya penuh tantangan.

Jika gabung Everton musim depan, Todibo akan mendapat gaji dua kali lipat. Namun penampilannya saat ini tak banyak menolong, ia bahkan harus berjuang dapatkan kesempatan bermain di tim inti klub Bundesliga tersebut.

Barcelona bahkan amat sangat diragukan bisa datangkan dana besar yang berguna menyeimbangkan pembukuan mereka, lewat jalur transfer Coutinho. Klub peminjamnya saat ini, Bayern Munchen, menolak untuk memanfaatkan opsi mempermanenkan status pemain asal Brasil itu di Allianz Arena.

Barca bahkan sudah mencari klub yang membeli Coutinho sejak Februari 2020, dan sempat ada klub yang berminat. Namun, krisis akibat pandemi menghambat segala upaya Blaugrana untuk segera melepas mantan pemain Liverpool itu.

Harga Coutinho sendiri, saat ini sudah terjun bebas, alias diobral  habis-habisan. Pertama, Blaugrana meminta 90 Juta Euro (Rp 1,4 Trilyun) pada klub peminat. Beberapa nama klub pun mengemuka, termasuk Chelsea, Tottenham Hotspur dan Newcastle United. Tapi, tampaknya, tak ada yang mau mengontraknya secara permanen, dan lebih berharap hanya meminjam pemain itu dari Camp Nou.

Kini, Barca bahkan mau menerima 70 Juta Euro ‘saja’, atau kesepakatan pertukaran pemain untuk Coutinho. Namun, tetap saja, klub-klub Inggris lebih suka meminjamnya.

Masalahnya, gaji Coutinho yang kelewat tinggi. Bayern Munchen memang bersedia membayarkannya, tapi tidak demikian dengan klub-klub lain. Kini, muncul opsi lain dalam kesepakatan pinjaman Coutinho, yakni opsi ‘wajib untuk pembeli’ bagi klub yang mau meminjamnya musim depan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO