Barcelona Diyakini Bakal Sulit Melepas Riqui Puig

Gilabola.com – Barcelona diyakini bakal kembali kesulitan melepas Riqui Puig pada Januari mendatang, setelah jebolan La Masia ini pernah menolak dipinjamkan ke klub lain musim lalu.

Alasannya, Puig hanya pikirkan Barca, dan ingin tetap di skuad raksasa Catalan itu. Dia yakin, dengan bekerja dan pengorbanannya, dia bisa meyakinkan Ronald Koeman untuk memainkannya dalam laga-laga yang dilakoni Blaugrana.

Hal serupa juga pernah terjadi pada November 2019, saat pernyataannya diartikan bahwa ia siap meninggalkan Barca. Saat itu, masih ada waktu beberapa pekan sebelum bursa transfer musim dingin dan, walaupun ramai diberitakan, pemain muda Blaugrana ini tak pernah mempertimbangkan dirinya berhenti berdandan sebagai seorang pemain Barca.

Tak Ada yang Berubah

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Cerita yang sama kemudian terulang lagi setelah beberapa bulan karena, selama musim panas 2020, Koeman memintanya untuk tinggalkan Barca setelah ia tak masuk dalam rencananya di musim ini. Koeman berharap Puig mau dipinjamkan ke klub lain, agar ia bisa menimba pengalaman bermain di sepak bola papan atas, dan ia bisa kembali ke Camp Nou suatu hari nanti dalam kondisi lebih bagus lagi.

Barangkali hal itulah yang menjadi solusi mudah baginya, namun tantangan bagi pemain kelahiran Matadepera itu tergantung padanya dan dia memutuskan untuk tetap di Barcelona, serta menunjukkan pada Koeman bahwa pelatih 57 tahun itu salah menilainya. Tapi, sampai saat ini, Koeman tak pernah memberinya bola, walau Puig pun tak mau menyerah.

Faktanya, seperti diungkapkan Sport, Puig mempertahankan kepercayaan yang tak tergoyahkan pada permainan sepak bolanya, dan yakin kesempatan untuknya akan datang suatu hari nanti. Saat peluang yang dinantikannya itu tiba, Puig tahu betul bagaimana dia harus memanfaatkannya sebagai pemain Blaugrana – sesuatu yang saat ini ia lakukan.

Namun, kenyataannya tak seperti apa yang dibayangkan pemain 21 tahun itu. Pasalnya, Puig baru bermain selama tiga menit sejauh musim ini, di mana ia bermain di Alfonso Perez Coliseum saat Barca dikalahkan Getafe.

Banyak Cedera

Faktanya, Ronald Koeman terus memegang ucapannya, karena Puig tak juga dimainkannya dan, selain itu, dia juga dirasakan tak akan berikan kesempatan tersebut dalam waktu dekat. Namun, sepak bola menjadi dunia yang sangat mudah berubah dan pemain skuad muda itu mengaku, satu-satunya yang dia pikirkan adalah 100 persen siap saat waktunya tiba.

Dalam hal ini, fakta bahwa jumlah anggota skuad yang sangat sedikit memungkinkan cedera bisa terjadi dan secara tak langsung hal itu akan menjadi peluang bagi Puig untuk membela Barcelona.

Ternyata, di luar sistem yang digunakan Koeman, yang tentunya paling tak menyenangkan baginya adalah mengeksploitasi kemampuan Puig, pelatih asal Belanda itu harus melihat skuadnya dibekap beberapa masalah cedera di sejumlah posisi.

Misalnya saja Philippe Coutinho, yang untungnya sudah akan bermain kembali, meskipun cedera lain yang juga cukup serius kemudian dialami Ansu Fati. Selain itu, Sergio Busquets juga alami cedera di Timnas Spanyol.

Singkatnya, musim ini yang masih akan berjalan cukup panjang, Barca telah kehilangan banyak pemain akibat cedera yang berbeda. Puig pun yakin, usaha kerasnya akan memunculkan kesempatan, dan menunjukkan bahwa dia layak mendapatkan waktu bermain lebih banyak lagi.

Dilirik Tim-tim Asal Jerman dan Portugal

Sekretariat teknis Barcelona yang punya kewajiban untuk menjual sebelum membeli pemain baru karena tak adanya uang tunai di kas klub, dikabarkan terus menerima proposal dari beberapa klub Eropa yang tertarik pada sejumlah pemain Barca, termasuk Puig. Di usianya yang masih 21 tahun, Puig memang telah terbukti memiliki bakat besar untuk bermain di level tertinggi, yang sayangnya ia tak mendapat tempat untuk tunjukkan hal itu di Camp Nou.

Terlepas dari hal itu Sekretaris Teknis Barcelona, Ramon Planes, mengaku hanya mempertimbangkan kesepakatan pinjaman untuk Puig. Pasalnya, dia yakin pemain itu akan menjadi pemain sepak bola penting bagi Barca di masa depan.

Borussia Monchengladbach dan Schalke 04 sudah memintanya untuk bergabung pada musim panas lalu. Namun, yang terakhir mengetuk pintu Barca adalah, dua klub papan atas di Portugal, Benfica dan Porto. Barca akhirnya selalu berikan jawaban yang sama, karena sang pemain tak pernah mau membuka pintu untuk pergi dari Camp Nou, walau itu bersifat sementara saja.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO