Barcelona Gagal Boyong Neymar, Ini Dampak di Ruang Ganti

Barcelona Gagal Datangkan Neymar, Ini Dampak di Ruang Ganti

Gilabola.com – Barcelona pasrah dengan kejelasan transfer Neymar sampai pukul 23:59 waktu setempat, Senin (2/9). Gagalnya tranfer rumit itu dikabarkan akan sangat berdampak pada ruang ganti Blaugrana.

Walau tidak 100 persen dikesampingkan, memang benar kepindahan Neymar kembali ke Camp Nou sebelum Senin tengah malam nanti, tampak sangat rumit.

Bayangkan kita telah melakukan semua yang telah diminta bos dalam menuntaskan pekerjaan. Kita lakukan semua yang diminta atasan sebaik mungkin, bahkan kadang-kadang melakukan lebih dari yang diminta.

Tapi, meski demikian, perusahaan tampaknya tetap ingin menyingkirkan kita. Mereka melihat kita sebagai seseorang yang memberi beban pada perusahaan, dan ada kesepakatan untuk menggantikan kita dengan pekerja lain yang lebih muda, dengan profil yang lebih hebat atau lebih berbakat, tapi tidak sebagai profesional. Pemain pengganti itu lebih membawa ‘banyak barang bawaan’.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Itulah yang mungkin dirasakan Ivan Rakitic. Dengan beberapa jam tersisa di bursa transfer, gelandang asal Kroasia itu masih terus dikaitkan dengan kabar transfer, tapi dengan sedikit waktu tersisa, kecil kemungkinan dia bisa pergi di musim panas ini.

Sementara dalam kasus Ousmane Dembele, barangkali kasusnya agak berbeda. Dia memulai musim ini dengan perhatian yang besar setelah melewati dua musim yang berat bersama Barcelona.

Sayangnya, di pertandingan pembuka, pemain muda asal Prancis ini alami cedera. Hal itupun kembali mengubah opini publik. Tak lama setelah alami cedera tersebut, dia tawarkan Barca kepada PSG sebagai pemanis transfer Neymar.

Pintu pun tak 100 persen tertutup. Tapi, tampak tak cukup bagus dan atmosfir di ruang ganti bisa berakhir menjadi lebih ramai. Satu pemain, Dembele, secara khusus menjadi pemain yang telah menolak dengan keras transfernya ke PSG. Dia tak mau dikirim ke Paris untuk membuat lengang ruang ganti Barca dan meringankan beban klub dari tagihan gaji yang selangit tingginya.

Lalu, Ivan Rakitic. Selama musim lalu, dia selalu jadi andalan pelatih Ernesto Valverde. Tidak ada satupun yang meragukan kemampuannya. Sayangnya, karena faktor usia dia tak bisa menghindar saat didorong keluar klub.

Performa apiknya telah dinilai bisa dimanfaatkan dalam kesepakatan transfer Neymar, karena dia pemain yang diminati banyak klub besar Eropa. Tapi, jika dia akhirnya tetap tinggal di Catalan, suasana hatinya mungkin tidak lagi menjadi yang terbaik.

Belakangan, ada implikasi lain. Rafinha beruntung. Dari tinggal selangkah lagi keluar dari Barcelona, pemain itu malah terus dimainkan selama beberapa pertandingan terakhir akibat badai cedera pemain depan yang melanda skuad Ernesto Valverde.

Diungkapkan Sport, tak tahu apa yang akan terjadi setelah jeda internasional bulan ini. Setidaknya, Valverde tahu kepada siapa dia bisa mengandalkan permainan skuadnya, dan siapa yang tidak. Lalu, muncul pula bintang muda Ansu Fati yang gemilang di atas lapangan.

Valverde tentunya tetap akan memiliki ruang ganti yang cukup padat, meskipun mungkin dia akan lebih mudah memilih opsi dalam timnya.