Barcelona Krisis Keuangan, Tetap Tolak Tawaran Selangit untuk Ansu Fati

Barcelona Krisis Keuangan, Tetap Tolak Tawaran Selangit untuk Ansu Fati

Berita Liga Spanyol - Barcelona memang tengah krisis keuangan saat ini, namun mereka tetap tolak tawaran 100 Juta Euro (sekitar Rp 1,6 Trilyun) untuk Ansu Fati.

Gila Bola – Barcelona memang tengah alami krisis keuangan yang tak pernah diduga sebelumnya. Namun, mereka tetap menolak tawaran 100 Juta Euro (sekitar Rp 1,6 Trilyun) untuk wonderkid-nya, Ansu Fati.

Pada tengah pekan ini, telah digelar rapat secara virtual yang diikuti seluruh hirarki klub raksasa Catalan itu. Sekitar 15 petinggi Barca hadir dalam rapat jarak jauh tersebut, yang di antaranya membahas kemungkinan rekrutmen dan penjualan pemain di musim panas mendatang.

Dalam rapat itupun terungkap, Barca telah kedatangan tawaran menggiurkan, yang nilainya mencapai Rp 1,6 Trilyun untuk pemain muda kebanggaan mereka, Ansu Fati.

Namun, presiden Josep Maria Bartomeu menegaskan – sembari menatap tajam ke arah kamera dan wajah rekan-rekannya untuk menghindari salah tafsir, jebolan La Masia itu TIDAK AKAN DIJUAL.

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

“Ansu Fati tidak dijual! Kita tidak akan membicarakan itu lagi,” tegas Bartomeu yang langsung diikuti dengan putusnya pembicaraan tawaran transfer untuk bintang berusia 17 tahun itu, seperti dilansir Sport.

Para petinggi Barcelona itu kemudian membahas tentang betapa sepi bursa transfer saat ini, meskipun kompetisi sepak bola telah dimulai kembali. Tapi, tetap ada tawaran untuk beberapa pemain Blaugrana.

Saat ini, dewan pengurus klub tengah kelimpungan terkait apa yang harus mereka lakukan untuk menyeimbangkan keuangan. Di antaranya, karena alasan bahwa tahun ini mereka telah meramalkan akan mendapatkan 124 Juta Euro (Rp 1,9 Trilyun) dari penjualan pemain.

Beruntung, Abidal dan Planes telah menutup target tersebut dengan penjualan Malcom dan Carles Perez, di samping kontrak peminjaman Philippe Coutinho, Jean-Clair Todibo dan Carles AleƱa.

Namun saat ini, pengurus klub masih harus datangkan 69 Juta Euro (Rp 1,08 Trilyun) lagi agar bisa menyeimbangkan catatan keuangan mereka.

Dana sejumlah itu tampaknya gampang saja mereka datangkan, sebelum Covid-19 melanda. Tapi sekarang, dengan pandemi yang belum benar-benar memulihkan situasi di berbagai sektor, sangat rumit bagi Blaugrana untuk dapatkan dana sebesar itu.

Apapun yang terjadi, para petinggi Barcelona itu mengaku harus tahu cara menjual yang baik, sekaligus mendapatkan pemain yang juga tepat bagi mereka. Alasannya, raksasa Catalan itu tidak ingin alami kegagalan lagi, seperti saat mereka datangkan Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele.