Barcelona Makin Pusing, Iri Dengan Messi, Empat Pemain Senior Tolak Potong Gaji

Gilabola.com – Krisis keuangan Barcelona telah berubah menjadi lebih buruk setelah empat pemain senior mereka menolak untuk mengambil pemotongan gaji, menurut laporan di Spanyol.

Memang pihak manajemen Barcelona terus bekerja melawan waktu untuk mengurangi pengeluaran klub menjelang musim 2021/22 dan sepertinya mereka mungkin akan bersiap mengalami masalah serius.

Raksasa Spanyol dilaporkan memiliki utang sebesar Rp 20 Trilyun dan berutang sekitar Rp 5,5 Trilyun dalam bentuk biaya transfer dan pembayaran amortisasi pemain. Jadi presiden Joan Laporta butuh mengurangi tagihan gaji klubnya mencapai Rp 3,4 Trilyun hanya agar klub bisa berjalan musim depan.

Advertisement

Sementara mereka juga perlu mengontrak Lionel Messi yang mendapatkan bayaran mencapai Rp 2,35 Trilyun per tahun di kontrak sebelumnya, Barcelona sekarang berusaha keras agar bisa mengorbankan para pemain Ousmane Dembele, Antoine Griezmann, Miralem Pjanic, dan Philippe Coutinho agar mengurangi beban gaji klub.

Sayangnya bahwa banyak klub yang tidak sanggup membeli para pemain Blaugrana tersebut. Selain soal biaya transfer yang masih mahal, juga karena gaji mereka yang sangat tinggi di Camp Nou.

Kini tugas manajemen Barcelona semakin sulit karena upaya mereka untuk memotong gaji para pemain yang bergaji tinggi mendapatkan penolakan, saat kuartet pemain senior Jordi Alba, Gerard Pique, Sergi Roberto dan Sergio Busquets semua menolak dipotong gajinya, menurut laporan Sport.

Memang ini menjadi dilema bagi para pemain. Di saat mereka harus menerima pemotongan gaji, Barcelona melakukannya salah satu alasannya adalah untuk mengontrak Lionel Messi. Bahkan jika benar bahwa penyerang Argentina itu bersedia menerima potong gaji 50 persen, dia akan tetap mendapatkan hampir Rp 1,2 Trilyun per tahun, jauh di atas rekan-rekannya dan tetap menjadikannya sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di dunia.

Pengeluaran tahunan untuk tagihan gaji mereka telah dikurangi dari Rp 10,3 Trilyun menjadi Rp 6 Trilyun selama pandemi virus corona, tetapi laporan menunjukkan itu bisa turun hingga Rp 2,7 Trilyun untuk musim mendatang.

Presiden La Liga Javier Tebas telah menegaskan Barcelona tidak akan diizinkan untuk bersaing musim depan jika mereka tidak mematuhi batas upah liga. Itu berarti setiap sen sangat berharga bagi Barcelona dan penolakan Jordi Alba, Gerard Pique, Sergi Roberto dan Sergio Busquets untuk potong gaji serta kontrak Lionel Messi dapat membahayakan masa depan klub.