Barcelona Menipu Lionel Messi, Pura-puranya Sih Ingin Transfer Neymar

Barcelona Menipu Lionel Messi, Pura-puranya Sih Ingin Transfer Neymar

Barcelona menipu Lionel Messi, pura-puranya sih ingin transfer Neymar. Padahal tidak sama sekali. Selain duit habis, juga alasan sakit hati.

Seperti kita tahu Lionel Messi ingin sahabat baiknya, striker Brasil Neymar, kembali ke Camp Nou dari Paris. Dan manajemen Barcelona selama musim panas melakukan berbagai usaha – yang terlihat sungguh-sungguh – tapi sebenarnya semua itu cuma pura-pura saja. Manajemen Barca dengan satu dan lain alasan tidak ingin Neymar pulang. Dengan kata lain Barcelona menipu Lionel Messi.

Menurut pengamat Liga Spanyol Guillem Balague seperti tertuang dalam tulisannya di BBC beberapa jam lalu, Barca tidak pernah ingin Neymar kembali. Ada tiga alasan kuat untuk itu. Pertama duit klub sudah habis untuk mendatangkan Antoine Griezmann. Kedua, klub masih sakit hati dengan gugatan Neymar ke pengadilan yang bukan satu kali tapi dua kali menyeret manajemen Barcelona ke meja hijau. Ketiga, budget gaji Barca sudah tidak cukup untuk membayari semua bintang itu sekaligus.

Duit Barcelona Habis, Harus Pinjam Bank Untuk Griezmann

Menurut Guillem Balague, pada 27 Agustus Barcelona mengajukan satu-satunya tawaran tertulis yang pernah mereka buat – 115 juta euro (Rp 1,8 Trilyun) uang tunai, 15 juta euro (Rp 234 Milyar) dalam bentuk bonus-bonus dan tiga pemain sebagai pemain (termasuk Ivan Rakitic dan Ousmane Dembele di antara tiga itu). Permintaan ini jauh di bawah keinginan PSG, 215 juta euro (Rp 3,4 Trilyun).

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tapi Barca sudah tak ada duit lagi. Untuk mendatangkan Griezmann saja, Barca harus mengambil pinjaman tanpa agunan berdurasi enam bulan sebesar 35 juta euro (Rp 548 Milyar) dari bank untuk mendatangkan sang pemain internasional Prancis itu.

Barcelona Tak Pernah Temui Langsung Neymar

Di luar masalah duit, apakah Barcelona cukup keras berjuang mendatangkan Neymar? Perlu dicatat bahwa ketika mereka perlu meyakinkan Frenkie de Jong untuk pergi dari Ajax, Presiden Barca Josep Maria Bartomeu sampai datang sendiri bertemu empat mata untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.

Dalam kasus Neymar, tak pernah satu kali pun Bartomeu bertemu dengan Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi, sang pemain Brasil atau ayahnya sebagai agen. Selain itu, salah satu proposal asli dari Barcelona (bukan dalam bentuk tertulis) adalah Philippe Coutinho plus uang tunai, yang segera ditolak oleh PSG karena dianggap “menggelikan”.

Setelah melihat semua proses negosiasi rasanya Barcelona tidak pernah sungguh-sungguh menginginkan transfer Neymar, kata Guillem Balague.

Bartomeu Bisa Bilang, “Kami Sudah Berusaha”

Tapi Bartomeu akan mengangkat bahunya dan mengatakan, “Lihat, kami sudah mencobanya” guna menghibur Messi. Hanya sedikit yang La Pulga tahu bahwa sebagian besar manajemen klub tidak ingin kembalinya seorang pemain yang telah menyeret klub ke pengadilan pada dua kesempatan untuk masalah bonus-bonus selama karirnya di Camp Nou.

Barca saat ini memiliki utang yang bisa melumpuhkan sebuah klub karena mencapai angka 600 juta euro (Rp 9,4 Trilyun). Direksi perlu melakukan banyak rekayasa keuangan untuk mewujudkan kedatangan Neymar. Dan kalau pun ia datang – termasuk setelah menyingkirkan dua penerima gaji terbesar mereka (Rakitic dan Dembele) – struktur upah di Nou Camp akan sangat memusingkan kepala karena pemasukan dan pengeluaran Barcelona tidak berimbang. Tidak ada yang tahu pasti apakah La Liga akan menyetujui penandatanganan Neymar mengingat batasan FFP (financial fair play).

Dengan semua alasan di atas Guillem Balague yakin, Barcelona menipu Lionel Messi. Bartomeu khususnya. Ia hanya pura-pura saja mengejar Neymar tapi tidak pernah ingin pemain yang sudah menyeret klub ke pengadilan itu untuk kembali. Tapi sang presiden klub perlu berpura-pura serius agar menyenangkan hati Lionel Messi.