Barcelona Minati Thibaut Courtois, Tapi . . .

Barcelona Minati Thibaut Courtois, Tapi . . .
MALLORCA, SPAIN - OCTOBER 19: Thibaut Courtois of Real Madrid CF applauds to Real Madrid CF supporters at the end of the La Liga match between RCD Mallorca and Real Madrid CF at Iberostar Estadi on October 19, 2019 in Mallorca, Spain. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)

Gilabol.com – Barcelona ternyata secara diam-diam selalu berusaha untuk mendaratkan Thibaut Courtois saat bursa transfer dibuka. Hal ini dibeberkan oleh eks wakil Presiden Barca, Jordi Mestre.

Seperti diketahui, penampilan kiper asal Belgia tersebut memang sangat fantastis. Terutama ketika masih memperkuat Atletico Madrid. Dan El Barca sudah kepincut untuk mendaratkannya sejak tahun 2013 lalu.

Tetapi sayangnya, kala itu Chelsea berhasil yang mendapatkan tanda tangan sang kiper. Selama berada di Stamford Bridge karirnya pun kian mengkilap. Dimana Barca lagi-lagi mencoba ingin memboyongnya. Tapi kubu The Blues enggan melepasnya.

Hingga akhirnya Courtois pun memutuskan untuk kembali ke Spanyol dengan memperkuat Real Madrid pada musim 2018/2019. Dan kini dirinya pun bermain reguler dibawah arahan Zinedine Zidane dan Mester akui ia bersama petinggi klub lainnya selalu mengusahakan untuk membawanya ke Camp Nou.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Namun selalu gagal dan agar mistar gawang Barca tetap solid. Mester pun mengungkapkan bahwa mereka memutuskan untuk membawa Ter Stegen dari Borussia Mochengladbach. Penantangannya sendiri usai mendapatkan rekomendasi dari Andoni Zubizarreta yang kala itu menjabat sebagai direktur olahraga sepakbola Barcelona.

“Ada pembicaraan mendesak tentang penandatangan Courtois, tetapi akhirnya Barcelona mendatangkan Marc Andre Ter Stegen atas keputusan Zubizarreta,”Kata Jordi Mestre kepada Mundo Deportivo.

Sementara itu, Mestre juga membeberkan Barca sejatinya sangat ingin mendaratkan Alvaro Morata sebelum sang striker memutuskan bergabung ke Chelsea pada 2017 lalu. Namun hal itu urung dilakukan karena ada dua faktor yang mereka anggap akan menjadi masalah nantinya di dalam tim.

“Ada dua masalah dengan Morata. Dimana yang pertama adalah menyangkut pengendalian anggaran klub yang mana kala itu menjadi tanggung jawab Pep Segura dan dia selalu berhati-hati tidak ingin melampaui anggaran,”Lanjut Mestre.

“Sedangkan dari sisi olahraga. Morata adalah pemain berlabel international. Karena dia bukan tipe pemain yang selalu duduk di bangku cadangan di setiap pertandingan.

“Dia tidak ingin menjadi pemain pengganti dan suasana di dalam skuad kala itu sangat bagus. Jadi jika dirinya bergabung maka akan menjadi kacau.”Ujarnya