Barcelona Pikirkan Ini Saat Matthijs de Ligt Gabung Juventus

Barcelona Pikirkan Ini Saat Matthijs de Ligt Gabung Juventus

Gilabola.com – Barcelona harus melihat pemain yang semula didekatinya, Matthijs de Ligt, diperkenalkan sebagai pemain baru klub rival, Juventus. Mau tahu rasanya?

Sakit, tentunya! Hal itu tak perlu ditanyakan, seharusnya. Pada 16 April tahun ini, sesuatu berubah dalam karir bintang muda Ajax, Matthijs de Ligt. Pada hari itu, Ajax berhasil menyingkirkan Juventus yang diperkuat megabintang dunia, Cristiano Ronaldo, dari ajang Liga Champions. Sejak saat itu, raksasa Italia itupun bertekad untuk datangkan bek tengah asal Belanda tersebut.

Permainan De Ligt di J-Stadium malam ini, termasuk golnya, membuat Juve takjub. Si Nyonya Tua pun langsung menggodok strategi lebih agresif untuk merekrutnya.

Diungkapkan Sport, beberapa pekan sebelumnya, padahal Barcelona merasa mereka tinggal selangkah lagi amankan kesepakatan untuk De Ligt. Apalagi, pada Januari sebelumnya, Barca berhasil mendaratkan Frenkie de Jong, sahabatnya di Ajax.

De Ligt Bakal jadi Rekrutan Strategis

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Barça juga membuat perjanjian dengan Ajax untuk transfer senilai 75 juta Euro, dan sensasi mendapatkan pemain muda yang permainannya menakjubkan tersebut. Saat itu, sudah dirancang kontrak lima tahun untuk De Ligt. Namun, perhatian utama De Ligt adalah ketatnya kompetisi di Camp Nou.

Dengan adanya Gerard Pique, Clement Lenglet dan Samuel Umtiti – yang sudah dia sadari sejak awal, akan sulit baginya untuk tampil sebagai starter di setiap pertandingan. Tapi di Barça, mereka membuat De Ligt sebagai rekrutan yang strategis. Harus disegarakan datang ketimbang nanti, karena dia akan menjadi bagian tetap dari tim. De Ligt dinilai sebagai masa depan Blaugrana.

Hal serupa terjadi dengan De Jong, yang tidak memilih untuk menandatangani kesepakatan dengan Barcelona sampai delegasi yang dipimpin sang presiden, Josep Maria Bartomeu, terbang ke Amsterdam dan menjelaskan rencana mereka secara langsung. Pemain itu bahkan mengakui dalam presentasinya: tanpa kedatangan dan penjelasan Bartomeu, dia kemungkinan sudah pindah ke PSG.

Bagi De Ligt, bermain secara teratur di setiap pertandingan sudah menjadi prioritasnya. Tapi, yang akhirnya memberinya keseimbangan adalah, tawaran keuangan yang disodorkan Bianconeri. Raksasa Serie A itu akhirnya menggandakan proposal awal mereka, terutama karena adanya intervensi PSG di menit-menit akhir.

Juve, sebagai tambahan, menyerah pada salah satu syarat agen Mino Raiola, yakni klausul pelepasan senilai 150 juta Euro yang dimulai pada 2022 mendatang. Ini tentu saja jumlah yang cukup tinggi. Tapi itu menjadi jumlah yang bisa dibeli klub seperti El Barca, jika mereka benar-benar menginginkan De Ligt nanti.

Upah yang ditawarkan untuk De Ligt juga lebih besar di Juventus ketimbang di Barcelona. Raksasa Catalan itu tak ingin melampaui tawaran yang diberikannya kepada De Jong, sementara hal itu menjadi tujuan utama karena kebutuhan akan profilnya yang jauh lebih besar. Selain itu, De Jong punya kondisi unik yang akan membuatnya bermain untuk Barcelona.

De Ligt juga dipandang lebih sebagai peluang pasar, dan klub tidak pernah mendekati tawaran yang disodorkan Juve kepadanya. Kini, akhirnya, Blaugrana harus melihat bek tengah asal Belanda itu memilih untuk gabung Juventus dan mendukung proyek ambisius di Turin: memenangkan Liga Champions pertama mereka sejak 1995/96.