Barcelona Resmi Pangkas Gaji Pemain Hingga 2 Trilyun Selama Tiga Tahun!

Gila Bola – Situasi finansial yang sulit akhirnya membuat Barcelona benar-benar mengambil langkah pemangkasan gaji yang kini telah diterima oleh pihak para pemain usai negosiasi selama berminggu-minggu.

Barcelona telah mencapai kesepakatan dengan pemain mereka untuk memangkas gaji sebesar 2 Trilyun rupiah selama tiga tahun ke depan, sebagaimana yang telah dikonfirmasi oleh pihak klub. Namun Blaugrana masih akan membayar 841 Milyar rupiah per musim selama periode tersebut untuk paket gaji.

Barca terpaksa memotong anggaran mereka setelah La Liga memberlakukan batas gaji yang lebih rendah pada pekan lalu, mereka bersama berusaha untuk mencegah gangguan keuangan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

Presiden La Liga Javier Tebas mengambil langkah-langkah untuk mengekang pengeluaran berlebihan di saat para fans sejauh ini masih dilarang masuk stadion di tengah krisis kesehatan yang sedang berlangsung dan belum berakhir, meski di liga lain seperti Premier League mulai merencanakan fans masuk secara bertahap mulai bulan depan.

Setelah bernegosiasi selama beberapa minggu dengan tokoh-tokoh kunci seperti Lionel Messi, Antoine Griezmann dan manajer Ronald Koeman – dan telah melihat diskusi ditangguhkan pada beberapa kesempatan – Barcelona kini akhirnya dapat mengonfirmasi rencana untuk masa mendatang yang akan membuat mereka memangkas tagihan mereka.

“Hari ini, para pihak pada prinsipnya telah mencapai kesepakatan yang memungkinkan penyesuaian gaji untuk musim ini,” bunyi pernyataan resmi Barcelona pada Jumat. “Total sejumlah 2 Trilyun rupiah dalam remunerasi tetap, yang ditambahkan ke penangguhan selama tiga tahun dari remunerasi variabel mulai musim ini dan seterusnya, dianggarkan dengan angka perkiraan 841 Milyar rupiah.”

“Prinsip kesepakatan ini sedang menunggu ratifikasi dalam beberapa hari mendatang oleh kelompok pemain dan pelatih yang terkena dampak. Kesepakatan tersebut, jika diratifikasi, akan menjadi tonggak sejarah yang sangat penting untuk mengarahkan kembali situasi ekonomi saat ini.”

“Bahwa kedua pihak mengakui harus mengambil upaya besar untuk dilakukan guna mencapai prinsip pada kesepakatan ini, [mereka harus] memberi selamat pada diri sendiri untuk itu.”