
Rashford bisa bernafas lega! Kesepakatan antara FC Barcelona dan Manchester United untuk transfer permanen Marcus Rashford akhirnya tercapai. Penyerang sayap timnas Inggris itu akan melanjutkan kariernya di Catalunya setelah klausul pembelian dalam kontrak peminjamannya diselesaikan kedua klub.
Media Spanyol Mundo Deportivo melaporkan bahwa Barcelona akan membayar biaya transfer sebesar 30 juta euro atau sekitar Rp 540 miliar. Pembayaran dilakukan dengan skema cicilan 10 juta euro per tahun selama tiga tahun. Dengan struktur tersebut, hambatan utama dalam proses transfer sudah terselesaikan.
Masih ada pembahasan lanjutan terkait penyesuaian gaji Rashford agar sesuai dengan regulasi financial fair play Liga Spanyol. Namun dari sisi biaya transfer, kedua klub disebut telah mencapai titik temu.
Akhir Perjalanan Satu Dekade di Old Trafford
Kesepakatan ini menandai berakhirnya perjalanan 10 musim Rashford bersama tim senior Manchester United. Ia adalah produk akademi klub yang mencuri perhatian sejak 2016 lewat gol debutnya di Liga Europa dan Liga Inggris.
Selama membela Setan Merah, Rashford mencatatkan 138 gol dalam 426 penampilan di semua kompetisi. Ia turut mempersembahkan dua gelar Piala Liga Inggris, dua Piala FA, serta satu trofi Liga Europa.
Namun situasi berubah ketika Ruben Amorim mengambil alih kursi manajer dan kepemimpinan INEOS mulai membentuk arah baru klub. Setahun lalu, Rashford dipinjamkan ke Aston Villa setelah kedua pihak menyadari bahwa kerja sama mereka tidak lagi berjalan sesuai harapan.
Peran Fleksibel yang Dicari Barcelona
Musim panas lalu, Barcelona meminjam Rashford dan sejak itu ia tampil dalam 34 pertandingan dengan kontribusi 10 gol serta 13 assist. Performa tersebut membuat klub Catalan yakin untuk mempertahankannya secara permanen.
Direktur olahraga Barcelona, Deco, menjelaskan kepada The Times alasan di balik keputusan itu. Menurutnya, Rashford adalah pemain yang memikul tanggung jawab besar di usia muda di Manchester United, klub yang ia sebut sebagai salah satu yang terbesar di dunia.
Deco juga menilai periode transisi yang dialami United dalam lima tahun terakhir memberi tekanan tambahan bagi Rashford. Eks gelandang Portugal itu menyebut Barcelona memang mencari pemain dengan karakter seperti Rashford, yakni sosok yang mampu bermain di tiga posisi lini depan.
Ia menambahkan bahwa transfer pinjaman musim panas lalu terjadi berkat keinginan kuat sang pemain untuk mengenakan seragam Barcelona. Rashford disebut bersabar menunggu karena memahami situasi finansial klub yang dibatasi aturan liga.
Kesepakatan permanen ini bukan sekadar penyelesaian administrasi. Bagi Barcelona, mempertahankan Rashford berarti memastikan keberlanjutan opsi serangan yang sudah terbukti produktif musim ini. Sementara bagi Manchester United, langkah ini menegaskan babak baru dalam proses perombakan skuad di bawah kepemimpinan baru mereka.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!