Barcelona Selalu Sukses Kalahkan Arsenal, Ini Alasannya

Dani Alves - Transfer ke PSG
Dani Alves - Transfer ke PSG

Bek Paris Saint-Germain, Dani Alves, mengatakan mantan klubnya Barcelona sangat senang jika menghadapi Arsenal di kompetisi Eropa. Alasannya adalah karena Barca kerap menang lawan tim besutan Arsene Wenger itu.

Barcelona adalah kekuatan yang dominan di Eropa selama kepemimpinan Pep Guardiola. Mereka telah memenangkan Liga Champions dua kali selama empat tahun masa jabatannya.

Pada tahun 2010, Barca melawan The Gunners, dengan Lionel Messi mencetak empat gol dalam kemenangan 4-1 di leg kedua. Kedua tim juga bertemu lagi di tahun berikutnya, meski Arsenal menang 2-1 di stadion Emirates, Barcelona kembali menang agregat.

Dan Alves kini mengklaim Barcelona selalu senang melakoni pertandingan melawan tim asuhan Arsene Wenger karena mereka tahu mereka bisa mengalahkan Tim Meriam London.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Barcelona pasti senang menghadapi Arsenal,” kata pemain asal Brasil tersebut mengenang masa penuh suksesnya selama berkarir di Camp Nou. “Mereka memiliki gaya sepakbola yang mirip dengan Barca, dan ini kadang membantu memfasilitasi permainan kami (Barca).”

“Kami telah melawan mereka beberapa kali dengan hasil positif. Mereka adalah tim yang kami dominasi dan kontrol. Setiap kali menghadapi Arsenal, kami akan memiliki hasil bagus atau performa bagus.”

Alves juga menganggap tim Barcelona yang memenangkan final Liga Champions 2011 layak dianggap sebagai salah satu tim terbaik sepanjang masa.

Raksasa Catalan berhasil menundukkan Manchester United berkat gol dari Messi, Pedro Rodriguez dan David Villa. Dan Alves berpikir mereka terlalu bagus untuk The Red Devils.

“Saya telah berbicara dengan beberapa pakar sepakbola dan mereka mengatakan belum melihat tim lain yang luar biasa seperti Barcelona,” tambahnya.

“Para pakar ini adalah orang-orang yang telah mengikuti pertandingan untuk waktu yang lama dan mereka mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat hal seperti itu.”

“Kami mewakili definisi permainan kolektif. Kami makan, minum dan bernafaskan sepak bola, jadi momen seperti memenangkan Liga Champions adalah penghargaan atas semua usaha kami.”