Barcelona Sulit Atasi Krisis, Nilai Enam Pemainnya Terjun Bebas

Gila Bola – Barcelona terus memutar otak untuk atasi krisis keuangan yang mereka alami akibat pandemi coronavirus. Kini, mereka menyasar pada sejumlah pemain yang mereka pinjamkan ke klub lain.

Sayangnya, dari 10 pemain yang mereka pinjamkan, hanya empat yang kualitasnya meningkat dan layak dilempar ke pasaran. Sementara enam pemain lainnya, nilainya di bursa transfer kini merosot drastis. Demikian diungkapkan portal Transfermarkt, seperti yang dilansir AS.

Di antara ke-10 pemain pinjaman itu, ada nama pemain asal Turki, Arda Turan, yang memiliki kontrak dengan Barça sampai 30 Juni mendatang dan tengah dipinjamkan ke Baseksehir. Turan sebelumnya hampir tinggalkan Camp Nou dua musim lalu.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

Dari sembilan pemain pinjaman yang tersisa, empat di antaranya berhasil meningkatkan nilainya di pasar transfer. Mereka adalah Marc Cucurella, Emerson, Jean-Clair Todibo dan Moussa Wagué. Sementara lima lainnya, yakni Philippe Coutinho, Juan Miranda, Rafinha, Carles Aleñá dan Oriol Busquets, telah kehilangan nilai mereka di bursa transfer, terutama dalam kasus yang pertama pemain, yakni mantan bintang Liverpool, Coutinho.

Pemain yang Nilainya Meningkat Setelah Dipinjamkan Barcelona:

Marc Cucurella (Getafe, 21 tahun)
Dia pemain yang paling baik menggunakan masa peminjamannya. Dia pergi ke Eibar pada musim panas 2018, ketika nilai pasarnya berkisar 5 Juta Euro atau sekitar Rp 82 Milyar. Lalu, di klub itu dia menggandakan nilainya, bahkan tambah meningkat saat dipinjamkan ke Getafe. Menurut Transfermarkt, nilainya saat ini 18 Juta Euro (Rp 294 Milyar), tapi Getafe dapat permanenkan statusnya dengan hanya 6 Juta Euro (Rp 98 Milyar), sebagaimana tertulis dalam kontrak peminjamannya.

Emerson (Real Betis, 21 tahun)
Barca membayar 12 juta Euro atau sekitar Rp 196 Milyar pada Atlético Mineiro untuk dapatkan pemain ini, dan Betis membayar setengahnya saat ia dipinjamkan sampai Juni 2021. Nilai pasarnya kini, 18 Juta Euro (sekitar Rp 294 Milyar). Tapi, masih harus dilihat apakah Barça dapat memainkannya kembali pada 30 Juni mendatang atau tidak, dan dengan imbalan berapa.

Jean-Clair Todibo (Schalke, 20 tahun)
Dia pergi ke Bundesliga dan berikan kontribusi yang apik dalam tujuh pertandingan yang dimainkannya. Secara praktis, nilainya meningkat dua kali lipat. Klausul pembelian mencapai 25 Juta Euro atau sekitar Rp 408 Milyar, meskipun Schalke ingin mendapatkannya dengan harga lebih murah. Sementara Barca punya hak buyback dengan harga dua kali lipat.

Moussa Wagué (Nice, 21 tahun)
Dia berhasil memanfaatkan momennya sebagai pemain sayap pinjaman di klub Ligue 1, Nice, yang memiliki opsi pembelian 10 Juta Euro (Rp 163 Milyar) – sementara Barcelona harus bayarkan 15 Juta Euro (Rp 245 Milyar) jika ingin mendapatkannya kembali.

Pemain yang Nilainya Merosot Setelah Dipinjamkan:

Philippe Coutinho (Bayern Munchen, 27 tahun)
Pemain termahal dalam sejarah Barca, yang juga menjadi salah satu perekrutan terburuk yang pernah dilakukan raksasa Catalan tersebut. Bayern, yang membayar 8,5 Juta Euro untuk transfer peminjaman selama satu tahun, menolak untuk bayarkan 120 Juta Euro dalam opsi pembeliannya. Pelatih Quique Setién belakangan tidak mengesampingkan kembalinya Coutinho dalam skuad asuhannya, walau ia gencar diberitakan akan hengkang ke Liga Premier. Nilainya saat ini anjlok menjadi ‘hanya’ 56 Juta Euro atau sekitar Rp 914 Milyar.

Carles Aleñá (Real Betis, 22 tahun)
Pemain ini juga diinginkan Setién. Dia pergi ke Betis, yang tidak memiliki opsi pembelian terhadap gelandang jebolan La Masia ini. Di Seville, dia juga tidak terpilih sebagai starter. Idenya, Barcelona akan memanggilnya pulang pada 30 Juni mendatang. Nilai pasarnya sendiri turun drastis, dari semula 30 Juta Euro (Rp 489 Milyar) pada musim panas 2019, sekarang menjadi 18 Juta Euro (sekitar Rp 294 Milyar).

Rafinha (Celta Vigo, 27 tahun)
Kasus Rafinha mirip dengan Aleñá dalam hal transfer, yakni tak memiliki opsi pembelian, meskipun kedatangan Óscar García di kursi pelatih Balaídos membuatnya merasa nyaman, karenan ia terus bermain dalam 23 pertandingan, dengan koleksi dua gol dan dua assist. Namun, nilai transfernya terus turun. Ketika dia meninggalkan Camp Nou, Transfermarkt mencatat nilainya sebesar 15 Juta Euro atau sekitar Rp 245 Milyar. Tapi sekarang, menjadi 9,5 Juta Euro atau Rp 155 Milyar saja.

Oriol Busquets (Twente, 21 tahun)
Pemain ini tunjukkan kinerja hebat di Eredivisie, di mana ia dimainkan sebagai gelandang bertahan, atau bahkan pemain tengah. Tapi dia harus kembali pada 30 Juni mendatang, dengan nilai yang turun dari 2,5 Juta Euro (sekitar Rp 41 Milyar) menjadi 2,3 Juta Euro (Rp 37,5 Milyar).

Juan Miranda (Schalke, 20 tahun)
Cedera betis telah memperlambat perkembangannya. Padahal ia semula diproyeksikan untuk gantikan Jordi Alba di masa depan. Akibatnya, Miranda hanya memainkan lima pertandingan. Dia kemudian dipinjamkan hingga Juni 2021, tapi kemungkinan bakal kembali ke Camp Nou setelah tak pernah bermain dalam 20 pertandingan. Transfermarkt menilai harganya 5 Juta Euro (Rp 82 Milyar) ketika ia meninggalkan Barcelona, tapi sekarang turun menjadi 4 Juta Euro atau Rp 65 Milyar.