Barcelona Tambah Kacau La Liga Turunkan Batas Gaji Pemain

Gilabola.com – Barcelona menjadi salah satu klub yang paling terdampak perubahan aturan batas gaji pemain yang ditetapkan La Liga saat ini.

Selain Barca, Real Madrid dan Atletico juga menjadi dua klub lain yang kelimpungan dengan aturan baru tersebut. Namun, Cule alami kondisi yang tampaknya lebih kacau karena berbagai masalah yang tengah mereka hadapi saat ini.

Diungkapkan Cadena COPE, seperti yang dilansir Barca Noticias, La Liga telah menerapkan batas gaji baru mulai bulan Maret ini. Diungkapkan Javier Tebas, pihaknya ingin membantu klub-klub mengatasi masalah keuangan yang mereka alami, mulai dari klub besar hingga klub papan bawah, yang semuanya alami dampak serius akibat pandemi. Karena itulah, La Liga memutuskan untuk menurunkan batas gaji para pemain yang bisa diterapkan seluruh tim.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Batas gaji ini, atau yang disebut ‘Batas Biaya Tenaga Kerja Olahraga’ akan termasuk jumlah maksimal yang bisa dikeluarkan seluruh tim dalam hal pemberiann gaji para pemain mereka, pelatih, asisten pelatih, pelatih fisik, skuad muda dan bagian lain dari klub itu sendiri.

Tujuannya, total biaya yang dikeluarkan bisa membuat semua klub, temasuk Barcelona, bisa bertahan. Pasalnya, mulai dari sekarang, mereka hanya akan mengeluarkan dana lebih sedikit. Klub-klub besarlah yang akan sangat terpengaruh dengan kebijakan ini.

Real Madrid, Barca dan Atletico menjadi tiga klub yang harus lakukan paling banyak pemotongan gaji, karena anggaran yang mereka miliki jumlahnya terus menurun secara signifikan.

Dalam kasus ini, Madrid menjadi tim yang masih bisa mengeluarkan dana paling besar, walau batas jumlahnya berubah dari 468,53 Juta Euro (sekitar 8 Trilyun Rupiah) menjadi 420 Juta Euro (7,2 Trilyun Rupiah). Penurunan yang cukup signifikan ini memaksa presiden Florentino Pérez untuk sesegera mungkin memangkas pengeluaran klubnya, mulai saat ini.

Namun, Barcelona menjadi tim yang bisa alami pukulan bagi keras dari kebijakan ini, karena mereka sudah habiskan begitu banyak uang untuk membayar gaji para pemain mereka.

Besaran gaji para pemain Blaugrana terus meroket selama bertahun-tahun lalu, dan saat ini hal tersebut justru menjadi masalah bagi klub Catalan itu. Faktanya, Barca sudah berupaya lakukan pengurangan gaji para pemain sejak musim panas lalu. Tentunya, setelah ada kebijakan La Liga ini, mereka harus kembali memikirkan pengurangan gaji pemain dengan alasan baru.

Tim Catalan itu telah mampu memangkas pengeluarannya dari 382,72 Juta Euro (6,6 Trilyun Rupiah) menjadi 347 Juta Euro, setara dengan 5,97 Trilyun Rupiah atau sekitar 6 Trilyun Rupiah, dan menjadi tim kedua yang habiskan paling banyak dana di La Liga. Meski demikian, presiden Cule yang baru harus bisa lebih ‘menyentuh’ anggarannya dan mengurangi biaya agar tak melebihi besaran yang ditetapkan tersebut.

Solusinya, tentu saja, dengan melepas sejumlah pemain sepak bola yang terikat kontrak mahal, seperti Philippe Coutinho, Samuel Umtiti, bahkan Ousmane Dembele.

Atlético Juga Harus Potong Gaji Besar-besaran
Di sisi lain, Atletico Madrid, pemimpin klasemen La Liga saat ini, menjadi tim ketiga yang menghabiskan dana paling besar. Namun, Los Colchoneros juga harus memotong limit mereka dari 252,72 Juta Euro (4,4 Trilyun Rupiah) menjadi 218 Juta Euro (sekitar 3,8 Trilyun Rupiah).

Mereka habiskan sekitar 100 Juta Euro (1,7 Trilyun Rupiah) lebih sedikit dibandingkan Barcelona, bahkan 200 Juta Euro (3,4 Trilyun Rupiah) lebih kecil jika dibandingkan dengan Real Madrid – tim yang bisa menghabiskan dana paling besar di Spanyol.