Barcelona Tetap Dilatih Ernesto Valverde Musim Depan

Barcelona Tetap Dilatih Ernesto Valverde Musim Depan

Barcelona menginginkan pelatih Ernesto Valverde tetap mengasuh di Camp Nou setelah musim ini. Demikian ungkap Presiden El Barca, Josep Maria Bartomeu.

Ernesto Valverde, 54 tahun, sukses memenangkan gelar juara La Liga dan Copa del Rey pada musim perdananya sebagai pelatih Barcelona. Ia kemudian menambahkan Piala Super Spanyol di musim ini, sementara tim asuhannya saat ini juga bertengger di puncak klasemen sementara La Liga setelah paruh pertama.

Barcelona difavoritkan untuk mempertahankan gelar liga mereka, dan diperkirakan bisa memenangkan trofi Liga Champions musim ini, setelah sebelumnya disingkirkan AS Roma di babak perempat final musim lalu.

“Ernesto Valverde akan menjadi Pelatih FC Barcelona musim depan. Untuk itu, kami tidak ragu lagi,” tegas Bartomeu dalam wawancaranya dengan Diario Sport, yang diterbitkan pada Rabu (16/1) waktu setempat.

Valverde Bisa Seimbangkan Ruang Ganti Barca

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

“Tentu saja, kita akan mengadakan pembicaraan dengannya pada waktu yang tepat, karena itulah perjanjian yang kita miliki. Tapi, tidak ada alasan untuk membaca lebih lama tentang itu,” tambahnya.

“Kami punya banyak kepercayaan pada pelatih kami dan apa yang dia lakukan untuk klub ini. Kami percaya dia melakukan pekerjaan yang hebat, dan dia-lah orang yang tepat bagi kami untuk mewujudkan impian kami,” tandas Bartomeu.

“Valverde sangat cerdas, dia tahu bagaimana menyeimbangkan ruang ganti, dan dia tahu gaya permainan klub ini. Dia juga mampu mengelola permainan, dan pada akhirnya memberikan hasil yang kita inginkan,” ujarnya.

Valverde Tak Tahu Soal Masa Depannya di Barca

Awal bulan ini, Ernesto Valverde sempat mengatakan tak tahu-menahu bagaimana masa depannya di Barca. “Musim depan? Saya tidak tahu masa depan saya, atau apa yang akan saya lakukan pada tahap itu,” ujar Valverde ketika itu.

“Dalam sepakbola, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, segalanya lancar dan Anda tidak akan pernah membiarkan diri Anda berpikir dalam jangka panjang,” ungkapnya.

“Ketika Anda berada dalam bisnis ini, dua bulan menjadi waktu yang sangat lama, pikiran dan perasaan berubah pada hasil individu – jika Anda memenangkan banyak hal. Jika Anda kalah, semua orang sedih dan membicarakan Anda,” tambah Valverde.

Kurang Berminat Lakukan Rotasi

“Saya ingin semua orang senang dengan pekerjaan saya dan staf saya, juga pemain saya. Tapi di sepakbola tidak ada jaminan. Jika kita tidak memenuhi tuntutan kita – di dalam negeri dan Eropa – orang-orang akan melihat pelatihnya, itulah yang terjadi,” ujarnya.

Salah satu kritik yang ditujukan pada Valverde adalah, ia kurang berminat lakukan rotasi pada skuadnya. Tapi, terakhir, skuad Valverde alami kekalahan di Copa del Rey saat ia lakukan perubahan untuk laga melawan Levante pekan lalu.