Barcelona Tolak Hadapi Girona di Amerika untuk Hindari Sanksi UEFA

Barcelona Tolak Hadapi Girona di Amerika untuk Hindari Sanksi UEFA

Gilabola.com – Barcelona putuskan untuk tak berlaga melawan Girona di ajang LaLiga jika tetap digelar di Amerika Serikat, untuk hindari rentetan sanksi yang bisa mereka hadapi jika terus bertanding tanpa ijin UEFA dan FIFA.

Di antara sanksi yang akan dijatuhkan UEFA untuk klub maupun pemainnya, adalah pengusiran dari Liga Champions untuk satu atau mungkin dua musim. Selain itu ada pula larangan yang dijatuhkan FIFA pada pemain internasional Barcelona untuk mewakili negara mereka pada periode yang sama.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengatakan kepada AS di Dublin pada 3 Desember lalu, tidak ada yang berkonsultasi dengan otoritas sepakbola Eropa itu untuk menggelar pertandingan antara Barcelona melawan Girona di Miami, seperti keinginan Ketua LaLiga, Javier Tebas.

BACA:  Leganes Bersitegang Lawan Real Madrid Bahas Andriy Lunin

“Tapi dalam hal apapun (LaLiga) tidak punya ijin, yang bahkan belum diajukan, baik dari Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), badan sepakbola AS, UEFA dan juga Concacaf. Pertandingan ini tidak akan berlanjut,” tegas Ceferin.

LaLiga ‘Tak Punya Kekuatan untuk Menggelar Laga di AS’

Ceferin bertemu dengan Presiden RFEF, Luis Rubiales, di Valencia pada Rabu (12/12) malam waktu setempat. RFEF sejak awal juga menentang gagasan untuk menggelar pertandingan LaLiga di Miami. Baik UEFA maupun RFEF setuju dengan keputusan Barcelona untuk tidak masuk dalam konflik dengan federasi nasional mereka.

Advertisement
OLE777
OLE777

Namun pertempuran tidak berakhir di situ. RFEF dan LaLiga akan bertemu di pengadilan pada Kamis (14/12), untuk menuntaskan beberapa hal terkait pertandingan yang telah diusulkan untuk digelar di Miami itu. Tapi, Javier Tebas memutuskan untuk membatalkannya setelah mengetahui keputusan Barcelona, ​​yang diumumkan pada Senin (10/12) lalu, melalui pernyataan resmi klub.

BACA:  Barcelona Tetap Dilatih Ernesto Valverde Musim Depan

“Apa yang diinginkan Tebas adalah, perintah pengadilan yang akan memungkinkan dia untuk mengatur pertandingan di Miami. Tapi dia telah dipaksa untuk mengubah strateginya,” ujar sebuah sumber RFEF kepada AS.

“LaLiga bingung kompetensi organisasi mereka dengan kekuatan badan pengatur, yang secara eksklusif dengan RFEF, tapi mereka memutuskan untuk mencoba jalur negosiasi, karena mereka bertekad untuk tidak menyerah pada ide ini,” lanjut sumber tersebut.

Kontrak 15 Tahun Gelar LaLiga di Amerika

Tebas menandatangani kesepakatan dengan perusahaan promosi olahraga AS, Relevent, untuk menggelar pertandingan LaLiga di Amerika Utara selama 15 tahun. Meskipun dia telah memilih untuk tidak mencari keputusan hukum atas pertandingan Barça vs Girona di Miami, presiden LaLiga itu akan terus menempuh jalur hukum untuk mencapai tujuan prinsipnya: menggelar pertandingan LaLiga resmi di luar Spanyol.

BACA:  Lionel Messi Beberkan Gol Favoritnya Untuk Barcelona

“Ada gugatan yang akan terus berlanjut. Apa yang telah kami lakukan adalah, untuk meminta pengesahan secara hukum untuk memainkan pertandingan LaLiga di AS, atau di tempat lain di luar negeri, dan itu akan terus berlanjut. Karena petisi utama kami, bisa menggelar pertandingan LaLiga resmi di luar Spanyol,” ujar Javier Tebas.

Berita SebelumnyaLiverpool Belum Pernah Menang di 8 Laga Kontra Manchester United
Berita SelanjutnyaBarcelona Diminta Tak Tukar Ousmane Dembele dengan Neymar