Barcelona memastikan tidak ada sanksi finansial apabila mereka memilih untuk tidak mempermanenkan Marcus Rashford pada akhir musim ini. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh direktur olahraga klub, Deco, yang menjelaskan detail klausul dalam kesepakatan pinjaman sang penyerang dari Manchester United.
Rashford saat ini menjalani masa peminjaman selama satu musim penuh di Camp Nou. Sejak bergabung, penyerang timnas Inggris itu tampil produktif dengan mencetak 10 gol dan menyumbang 13 assist di semua kompetisi. Kontribusinya ikut membantu Barcelona memuncaki klasemen La Liga dengan keunggulan satu poin atas Real Madrid.
Pemain berusia 28 tahun itu sebelumnya telah menyatakan keinginannya untuk bertahan secara permanen di Catalonia. Dengan situasi tersebut, peluangnya kembali ke Old Trafford pada musim panas mendatang dinilai kecil.
Opsi Permanen Rp520 Miliar Tanpa Kewajiban
Barcelona memiliki opsi pembelian permanen senilai 26 juta poundsterling atau sekitar Rp520 miliar. Namun, opsi tersebut tidak bersifat wajib.
Dalam wawancara dengan SPORT, Deco ditanya apakah Barcelona akan dikenai penalti bila tidak mengaktifkan klausul tersebut. Ia menjawab singkat, “Tidak. Ini hanya pinjaman dan kami memiliki opsi.”
Ketika ditanya mengenai rencana mempertahankan Rashford, Deco memberikan sinyal positif.
“Ya, tentu. Tidak mudah datang ke sini. Dia sebelumnya bermain di level sangat tinggi dengan tuntutan besar di Manchester United,” ujar Deco.
Ia juga menyinggung masa enam bulan Rashford di Aston Villa sebelum bergabung dengan Barcelona. Menurutnya, klub asal Birmingham itu sebenarnya ingin mempertahankan sang pemain.
“Dia menjalani periode yang sangat baik di Aston Villa. Mereka ingin mempertahankannya jika memungkinkan. Saya tahu karena berbicara dengan orang-orang di sana. Tetapi dia hanya ingin datang ke Barca, dan itu hal yang sangat positif,” kata Deco.
Deco juga menambahkan bahwa Rashford bersedia menerima pemotongan gaji demi mewujudkan transfer tersebut, yang menurutnya menjadi bukti keseriusan sang pemain.
“Dia pemain yang memberi banyak kontribusi untuk tim,” ujarnya.
Rencana Barcelona di Lini Depan
Di tengah ketidakpastian masa depan Robert Lewandowski, Deco turut menjelaskan profil penyerang yang akan dicari klub pada bursa transfer mendatang.
“Kami tidak boleh terobsesi pada satu penyerang tertentu karena tim sedang bermain baik,” kata Deco.
Ia menyebut nama Ferran Torres dan Rashford sebagai bagian dari opsi yang sudah ada. Menurutnya, jika berbicara tentang penyerang nomor 9 terbaik dalam sepuluh tahun terakhir, maka Lewandowski adalah jawabannya.
“Tidak ada yang seperti dia. Tidak mudah mencari pemain dengan kualitas dan statistik seperti Robert. Tim-tim sekarang cenderung menyukai profil berbeda, mungkin lebih mobile. Barcelona membutuhkan pemain dengan kemampuan teknis, bisa terhubung dengan rekan setim, dan mampu menemukan solusi di lapangan,” jelasnya.
Dampak Absennya Rashford
Ketidakhadiran Rashford terasa saat Barcelona kalah 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Kamis lalu. Sang penyerang absen akibat masalah lutut yang didapat saat Barcelona menang 3-0 atas Mallorca pada Sabtu sebelumnya.
Klub mengonfirmasi cedera tersebut melalui pernyataan resmi. Kekalahan itu menjadi pukulan bagi Barcelona, yang sebelumnya menunjukkan konsistensi di kompetisi domestik.
Kini, keputusan mengenai masa depan Rashford tinggal menunggu akhir musim. Barcelona memiliki opsi di tangan mereka, tanpa tekanan sanksi finansial, sementara sang pemain telah memperlihatkan keinginan kuat untuk bertahan.
Pantau semua perkembangan terbaru melalui halaman kategori Liga Spanyol kami.

