Beberapa Pemain Real Madrid Selalu Dipaksa Bertanding

Manuel Pellegrini sewaktu masih mengasuh Real Madrid musim 2009/2010, bersama Cristiano Ronaldo.
Manuel Pellegrini sewaktu masih mengasuh Real Madrid musim 2009/2010, bersama Cristiano Ronaldo.

Gilabola.com – Pelatih asal Chile Manuel Pellegrini membeberkan masa lalunya di Real Madrid. Ia mengungkapkan, beberapa pemain selalu dipaksa bertanding, tidak peduli performanya bagus atau tidak.

Manuel Pellegrini, yang baru-baru ini menandatangani kontrak dengan klub Liga Inggris West Ham United, mengakui pembicaraan utamanya dengan petinggi Real Madrid adalah selalu mengenai pemain yang dipaksa untuk masuk starting XI.

“Salah satu diskusi yang paling sering saya lakukan dengan para petinggi Real Madrid adalah soal kinerja para pemain,” Pellegrini mengatakan kepada surat kabar Chile, El Mercurio.

“Mereka mengatakan kepada saya bahwa beberapa harus selalu bermain, tidak peduli bagaimana kondisinya, tapi saya tidak pernah mau berkompromi.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Pellegrini, yang memimpin Los Blancos di musim 2009/10, juga sangat memuji mantan pemainnya Cristiano Ronaldo dan Raul, sementara juga mengungkapkan satu pemain yang paling sulit untuk diajak bekerja sama.

“Selama karir saya, pemain termudah untuk ditangani adalah Cristiano dan Raul, tidak peduli berapa sering mereka menang, mereka adalah atlet yang sangat bagus,” jelasnya. “Yang paling sulit adalah Juan Roman Riquelme.”

Namun, ia memastikan bahwa ia selalu memiliki hubungan baik dengan para pemain dan pelatih lainnya.

“Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan semua pelatih, termasuk [Jose] Mourinho,” tambah Pellegrini.

“Kami baru-baru ini bertemu di London dan kami saling menyapa dengan berpelukan,” tegasnya.

Beberapa hari yang lalu Pellegrini, mengucapkan terima kasih kepada polisi di Chile untuk respon cepat mereka setelah ia dan istrinya dirampok dengan todongan senjata. Insiden itu terjadi di pinggiran Santiago, Vitacura, pada Sabtu malam ketika pasangan itu menuju ke restoran untuk makan bersama rekan-rekannya.

Tas istri Pellegrini, Carola Pucci, diduga telah dirampas sebelum perampok itu dihadang oleh polisi, dan kedua belah pihak terlibat adu tembak.

Para perampok melarikan diri dengan mobil curian, yang kemudian ditemukan ditinggalkan dengan tas Pucci masih di dalamnya, menurut laporan di Chile.

Pellegrini menulis di Twitter: “Selamat kepada @Carabdechile atas reaksi cepat dan keberanian mereka. Saya juga berterima kasih atas bantuan penduduk setempat. Saya berharap mereka memberi Carabiniers of Chile (polisi Chile) lebih banyak keterangan untuk memecahkan masalah ini sesegera mungkin.”