Gilabola.com – Barcelona mulai bergerak serius di bursa transfer musim panas. Nama Anthony Gordon kini masuk daftar paling atas untuk diboyong ke Camp Nou.
Laporan media Spanyol menyebutkan negosiasi awal antara Barcelona dan Newcastle United sudah berjalan setelah pihak klub asal Catalunya membuka kontak langsung beberapa hari terakhir.
Direktur olahraga Barcelona, Deco, bahkan dikabarkan terbang ke Inggris pekan ini demi memulai pembicaraan transfer winger timnas Inggris tersebut.
Di internal klub, keputusan mengejar transfer Gordon disebut sudah mendapat lampu hijau penuh. Joan Laporta, Hansi Flick, sampai Deco punya pandangan yang sama soal pemain berusia 25 tahun itu.
Barcelona melihat Gordon sebagai sosok yang cocok untuk proyek permainan Flick. Kecepatan, pressing agresif, dan gaya bermain langsung milik sang winger dianggap pas untuk kebutuhan sektor sayap Blaugrana musim depan.
Menariknya, Gordon disebut lebih memprioritaskan bergabung dengan Barcelona meski mendapat ketertarikan dari Bayern Munchen serta sejumlah klub besar Premier League.
Tapi transfer ini tidak bakal mudah.
Newcastle memang siap melepas pemainnya, namun mereka meminta biaya transfer yang mendekati 80 juta poundsterling atau sekitar Rp1,7 triliun.
Angka itu masih sulit dipenuhi Barcelona dalam kondisi finansial mereka saat ini. Klub juga perlu melepas beberapa pemain terlebih dahulu agar bisa mendaftarkan Gordon ke skuad musim depan.
Karena itu, manajemen Barcelona kini membahas opsi skema pembayaran lain, termasuk bonus performa untuk menekan biaya awal transfer.
Performa Gordon musim ini memang bikin banyak klub top Eropa tertarik. Bersama Newcastle United, ia mencetak 17 gol di semua kompetisi.
Catatannya di Liga Champions juga menonjol. Gordon sukses membukukan 10 gol hanya dalam 12 pertandingan dan memecahkan rekor klub di kompetisi tersebut.
Opini Gilabola.com
Anthony Gordon memang terlihat cocok dengan gaya cepat yang ingin dibangun Hansi Flick di Barcelona. Karakter bermainnya berbeda dibanding beberapa winger Barca saat ini yang lebih dominan menguasai bola.
Masalah terbesar tetap soal finansial, karena transfer mahal seperti ini bisa memaksa Barcelona kembali melakukan penjualan pemain penting.

