Bintang Real Madrid Terancam Masuk Penjara di Serbia, Begini Ceritanya

Bintang Real Madrid Terancam Masuk Penjara di Serbia, Begini Ceritanya

Seorang bintang Real Madrid terancam masuk penjara di negerinya sendiri, Serbia, setelah kabur dari Spanyol dan dianggap membawa sebuah kondisi yang membahayakan rakyat negerinya.

Anda harus maklum bahwa seluruh dunia mendadak jadi “bersin, batuk bacok!” setelah sebuah kondisi yang bikin kita gak bisa nonton bola lagi. Hal yang sama menimpa bintang muda Real Madrid Luka Jovic, yang terancam masuk penjara di negara asalnya Serbia setelah pulang dari Spanyol, salah satu negara yang mengalami situasi terburuk akibat kedatangan tamu tak diundang. Ia dianggap membawa serta situasi bahaya ke negeri asalnya.

Perdana Menteri Serbia Ana Brnabic mengkritik Luka Jovic di depan umum setelah mengabaikan perintah karantina yang dikeluarkan negeri itu, usai tertangkap kamera berada di jalanan kota Belgrade saat merayakan ulang tahun pacarnya.

“Sayang sekali kita punya contoh buruk yang diperlihatkan oleh bintang-bintang sepak bola kita,” kata Brnabic. “Mereka digaji milyaran, tapi mengabaikan perintah untuk melakukan isolasi mandiri saat pulang ke rumah.”

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Sementara itu Presiden Serbia Aleksandar Vucic bahkan meledak dalam amarah. “Jika dia keluar dari apartemen [lagi], dia akan masuk penjara. Saya yakin bahwa dia menyesali perbuatannya tapi saya akan menegaskan pada dirinya bahwa nasib rakyat kita lebih penting daripada duit milyaran miliknya.”

Luka Jovic sudah ngomong sih, tapi tidak memberikan permintaan maaf yang tulus. Begini katanya, “Saya menyesal beberapa orang tidak melakukan pekerjaan selayaknya dalam memberi saya instruksi yang jelas perihal apa yang boleh dan tidak selama mengurung diri di rumah.”

“Di Madrid, tes saya negatif, jadi saya memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Serbia, untuk membantu dan memberikan dukungan bagi rakyat serta dekat dengan keluarga saya, dengan seizin klub. Setelah tiba di Serbia, saya kembali dites dan sudah pasti negatif. Di Spanyol, Anda diizinkan untuk pergi ke supermarket atau apotek, yang rupanya berbeda di sini. Saya ingin meminta maaf kepada semua orang jika saya telah membahayakan siapa pun.”

Perilaku Luka Jovic yang merusak nama baik Real Madrid ini semakin menenggelamkan namanya di Santiago Bernabeu dengan Zinedine Zidane dilaporkan sudah tidak mau membawa pemain Serbia ini masuk ke skuad utamanya.