Bintang Real Madrid yang Terusir Gara-gara Ronaldo, Hari Ini Ulang Tahun

Bintang Real Madrid yang Terusir Gara-gara Ronaldo, Hari Ini Ulang Tahun

Seorang bintang Real Madrid yang terusir dan merasa dikhianati manajemen Los Blancos gara-gara kedatangan Cristiano Ronaldo ke Bernabeu, hari ini ulang tahun ke-35.

Arjen Robben diam-diam memasuki usia 35 tahun hari Kamis (23/1) ini. Bukan diam-diam sih karena info soal tanggal lahirnya terpampang di mana-mana, termasuk di laman Wikipedia perihal dirinya.

Sedikit saja orang yang tahu bahwa ia pernah menjadi pemain Real Madrid. Ia lebih dikenal sebagai pemain Bayern Munchen, terutama duetnya bersama Franck Ribery. Duo itu dikenal dengan sebutan “Robbery”, identik dengan perampokan, merampok harga diri, rasa hormat dan tiga poin milik lawan.

Robben kelahiran 23 Januari 1984 meniti karir di Santiago Bernabeu pada periode 2007 sampai 2009 setelah tiga tahun di Chelsea (2004-2007) dan tahun-tahun di dua klub Belanda, Groningen dan PSV Eindhoven. Pada musim pertama usai transfernya dari Chelsea senilai Rp 430 Milyar (yang pada zaman itu sudah cukup mahal), ia memenangkan gelar juara Liga Spanyol bersama Real Madrid. Namun pada musim-musim setelahnya Los Blancos harus menderita di bawah asuhan Bernd Schuster dan Juande Ramos.

Arjen Robben Dicerai Paksa Oleh Real Madrid

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Cerita yang paling terkenal dari bintang Real Madrid ini adalah ketika ia “dicerai” secara paksa pada tahun 2009 usai Presiden Florentino Perez mendatangkan sejumlah Galacticos seperti Cristiano Ronaldo, Kaka, Karim Benzema dan Xabi Alonso

Bahkan sampai wawancara terakhirnya pada bulan Mei tahun 2019, Arjen Robben masih belum melupakan “pengkhianatan” yang dilakukan Real Madrid terhadapnya. “Florentino Perez kembali sebagai presiden dan kemudian membeli Ronaldo dan Kaka, Benzema dan Xabi Alonso,” kenang Robben kepada Diario AS.

“Mereka menghabiskan begitu banyak uang dan memberi tahu kami bahwa mereka perlu melakukan sejumlah penjualan demi mendapatkan uang. Bagi saya itu sesuatu yang sangat mengecewakan karena saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan [mantan pelatih] Manuel Pellegrini, dan mungkin saya memiliki pra-musim terbaik dalam karir saya.”

“Saya merasa sulit usai pergantian presiden di Madrid – saya benar-benar merasa sangat nyaman di sana dan bermain dengan sangat baik, tetapi ketika politik bermain dan Anda tidak memiliki peluang nyata, Anda harus memutuskan apakah Anda ingin terus berjuang atau melanjutkan karier Anda di tempat lain.”

“Keputusan [meninggalkan Real Madrid] itu tidak mudah; kami duduk sebagai satu keluarga dan berdiskusi soal ini – bagaimana pun [tidaklah mudah] meninggalkan klub besar seperti Real Madrid.”

“Tidak ada jalan untuk kembali. Sebagai perbandingan, Bayern tidak sesukses [Real Madrid] di Eropa pada waktu itu. Target saya adalah untuk selalu memenangkan Liga Champions. Saya ingin membuktikan bahwa saya cukup baik dan kepindahan saya ke Bayern adalah keputusan terbaik dalam karir saya.”

Arjen Robben Menangkan Liga Champions Bersama Bayern Munchen

Mantan bintang Real Madrid itu kemudian memenangkan trofi Liga Champions bersama Bayern Munchen dan delapan gelar juara Bundesliga dalam 11 tahun karirnya di Allianz Arena. Pada 9 Juli 2019 lalu ia mengumumkan pensiun selamanya dari sepak menyepak bola.

Dalam usia 35 tahun, Arjen Robben tidak akan pernah menyesal pensiun sebagai pemain sepak bola. Selain dua trofi bersama PSV Eindhoven, enam piala bersama Chelsea, dua trofi bareng Los Blancos, Robben meraih total 20 piala bersama Bayern Munchen dan 25 penghargaan individu.