Bukan Barcelona! Tapi Atletico Madrid Yang Nanya-nanya Griezmann Duluan!

Pemain Barcelona Antoine Griezmann kembali ditanyakan oleh Atletico Madrid

Gilabola.com – Barcelona bersikukuh membantah laporan bahwa mereka ingin menukar Antoine Griezmann dengan Joao Felix, menyebut bahwa pihak Atletico Madrid yang lebih dulu menanyakan kesediaan transfer eks pemain mereka.

Sebelumnya muncul laporan yang menggemparkan bahwa pihak Catalan mengusulkan kesepakatan pertukaran pemain antara penyerang Prancis dan bintang muda Portugal, yang kebetulan didatangkan ke Wanda Metropolitano sebagai pengganti langsung pemenang Piala Dunia.

Tentu saja laporan ini mengejutkan lantaran Barcelona sebenarnya baru saja mendatangkan Antoine Griezmann pada musim panas 2019 lalu dengan rekor transfer ketiga klub senilai 120 juta euro, sekitar 2,1 trilyun rupiah.

Sementara Atletico Madrid langsung bergerak cepat memanfaatkan uang transfer penyerang 29 tahun itu untuk membiayai transfer Joao Felix dari Benfica dengan bandrol transfer yang tak kalah mengejutkan mencapai 126 juta euro, sekitar 2,2 trilyun rupiah.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Akan tetapi kini pihak Catalan membantah bahwa mereka adalah pengusul pertama ide pertukaran tersebut, mengklaim bahwa pihak Los Rojiblancos yang awalnya menanyakan ketersediaan transfer Griezmann beberapa minggu lalu, hanya satu tahun setelah menjualnya ke Camp Nou.

Kini status penyerang 29 tahun itu telah berubah, masuk ke dalam salah satu dari tujuh pemain yang tak akan dijual Barcelona musim panas ini selain Marc-Andre ter Stegen, Clement Lenglet, Nelson Semedo, Frenkie de Jong, Ousmane Dembele, dan Lionel Messi.

Selain itu allenatore anyar klub Ronald Koeman dikatakan menginginkan Antoine Griezmann di skuadnya musim depan, dan penyerang internasional Prancis itu juga tidak ingin meninggalkan Camp Nou.

Di musim lalu, The Little PrinceĀ hanya sanggup mencetak 15 gol dan 4 assist dalam 48 penampilannya di berbagai ajang untuk Barcelona, dengan dirinya sering mendapatkan kritikan sepanjang musim 2019/2020 karena dianggap lebih sering merebut bola ketimbang memburu gol.