Carlo Ancelotti Soal Dipecatnya Ronald Koeman: Itu Bagian dari Pekerjaan

Carlo Ancelotti angkat bicara soal pemecatan koleganya, Ronald Koeman, dari Barcelona. Menurutnya, ‘dipecat’ oleh klub sudah menjadi bagian dari pekerjaan.

Gilabola.com – Barca sebelumnya dikalahkan Real Madrid asuhan Ancelotti, 1-2, dalam El Clasico yang digelar di Camp Nou pada akhir pekan. Lalu, Blaugrana kembali kalah 1-0 dari Rayo Vallecano dalam laga tengah pekan ini, hingga mereka kini makin merosot ke peringkat sembilan La Liga.

Tekanan dan spekulasi yang terus meningkat dirasakan pelatih asal Belanda itu selama sebulan terakhir ini. Diakui Ancelotti, hal itu sangat membebani sang pelatih.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

“Saya sudah mengalami beberapa kali dipecat, dan saya masih di sini, masih hidup dan bahagia,” tandas Carlo Ancelotti setelah Madrid bermain imbang 0-0 kontra Osasuna di kandang sendiri.

“Dipecat sudah menjadi bagian dari pekerjaan, dan Anda harus berikan semua yang Anda miliki sampai hari di mana Anda dipecat,” tambah Ancelotti, seperti dilansir BeINSports.

“Anda harus melihat ke depan dan terus menjaga hati nurani agar tetap bersih. Dia (Ronald Koeman) telah berikan segala yang harus dia berikan,” ujar Ancelotti.

Hasil imbang yang diraih Madrid di laga melawan Osasuna membuat skuad asuhan Carlo Ancelotti naik ke posisi teratas klasemen sementara La Liga. Namun, itu berarti Los Blancos hanya kantongi empat poin dalam empat pertandingan liga terakhir mereka.

Real Madrid juga tak pernah menang dalam tiga pertandingan kandang terakhir mereka, termasuk keok dari klub debutan Liga Champions, Sheriff Tiraspol, 1-2.

Kebuntuan yang mereka alami di laga melawan Osasuna dini hari tadi, mengikuti hasil sama yang sebelumnya diraih Los Blancos di laga melawan Villarreal. Ini berarti, mereka berturut-turut kantongi skor kaca mata di pertandingan liga untuk ke empat kalinya – yang pertama sejak November 1996 saat Madrid masih diasuh Fabio Capello.

“Di tiga pertandingan, kami layak memenangkan dua di antaranya. Kami harus mengerti mereka mainkan pertandingan yang sulit untuk skuad ini, karena di pertandingan itu kami tidak bisa benar-benar hadir di kotak penalti lawan,” ujar Carlo Ancelotti yang sudah malang-melintang di dunia pelatih sepak bola Inggris, Spanyol, Italia, Prancis dan Jerman itu.

“Tapi, anda ingin kebenaran? Anda bisa bilang saya gila, tapi saya penampilan tim saya. Khususnya di babak kedua, para pemain saya berikan segalanya dan kami harus terus melaju,” tambahnya.

Sebelum Ancelotti kembali ke Real Madrid, pelatih 62 tahun itu mengasuh Everton di mana hasil yang naik-turun membuat klub Merseyside tersebut menutup kompetisi musim lalu di peringkat 10. Di bawah asuhan mantan pelatih Milan, PSG, Bayern Munchen dan Napoli inilah The Toffees untuk pertama kalinya berhasil kalahkan Liverpool 2-0 dalam derby Merseyside yang digelar di bulan Februari 2021, ini jadi prestasi tersendiri bagi Everton di Anfield sejak tahun 1999.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO