Direksi Interim Kekuasaan Terbatas, Barcelona Tak Bisa Sembarangan Jual Messi

Direksi Interim Kekuasaan Terbatas, Barcelona Tak Bisa Sembarangan Jual Messi

Gila Bola – Harapan Manchester City untuk bisa mendatangkan Lionel Messi lebih cepat pada Januari 2021 mendatang hampir tidak mungkin terjadi karena direksi interim yang berkuasa saat ini terganjal aturan tak boleh mengambil keputusan besar.

Direksi interim atau direksi sementara di Barcelona tidak boleh mengambil keputusan soal transfer Lionel Messi pada Januari 2021. Dengan pengunduran diri Josep Maria Bartomeu bulan Oktober, direksi saat ini hanya memiliki kekuasaan terbatas soal keputusan-keputusan penting, termasuk transfer Messi.

Artinya bahwa penjualan terbesar top skor klub dengan 640 gol tidak mungkin bisa dilakukan oleh pejabat sementara di Camp Nou, dengan transfer itu membutuhkan persetujuan dari pejabat tetap yang berarti menunggu hingga pemilu selesai pada Januari nanti.

“Para pejabat sementara klub dapat mengambil fungsi manajemen dan administrasi yang dipegang oleh pemerintahan sebelumnya, tetapi ini terbatas pada tindakan yang diperlukan atau esensial, untuk mempertahankan aktivitas normal klub dan melindungi kepentingannya,” bunyi pernyataan resmi Barcelona.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Sebelumnya ada laporan dariĀ SunSport yang mengklaim bahwa tawaran kurang lebih 1 Trilyun rupiah tengah disiapkan Manchester City untuk mewujudkan transfer impian membawa Lionel Messi ke Etihad Stadium pada Januari 2021.

Salah satu gula-gula kesepakatan itu adalah menambahkan bek dan mantan lulusan akademi Barcelona Eric Garcia, dengan raksasa Catalonia itu memang meminati bek 19 tahun itu sebagai suksesor jangka panjang bagi Gerard Pique.

Namun dewan direksi tidak dapat menandatangani persetujuan transfer tersebut, dan mereka kini harus fokus pada apa yang bisa mereka kerjakan yaitu yang pertama dan terpenting adalah untuk mengatur pemilihan presiden klub baru, yang saat ini dijadwalkan pada 24 Januari 2021.

Pekerjaan kedua mereka adalah mengurangi gaji para pemain dan staf lainnya mengingat kendala keuangan yang disebabkan oleh krisis saat ini. Pihak klub diketahui telah mengirimkan proposal kepada seluruh stafnya, yang diharapkan akan memberikan tanggapan mereka pada Senin, 23 November.