Direktur Barcelona Konfirmasi Miralem Pjanic Diizinkan Pergi Musim Panas Ini

Gilabola.com – Direktur Barcelona Mateu Alemany menegaskan bahwa mantan gelandang Juventus Miralem Pjanic bisa pergi di musim panas ini untuk menemukan tim di mana dia bisa bermain lebih teratur.

Barcelona membuat keputusan yang mengejutkan pada musim panas 2020 lalu ketika mereka menukar Arthur Melo ke Juventus untuk mendatangkan Miralem Pjanic yang waktu itu sudah berusia 30 tahun.

Pada akhirnya transfer itu benar-benar berakhir mengecewakan karena gelandang Bosnia tidak banyak mendapatkan kepercayaan dari manajer Ronald Koeman, hanya bermain enam kali sebagai starter di La Liga dan gagal mencatatkan satu pun gol dan assist dalam 30 penampilannya di semua kompetisi.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Barcelona kini di musim panas ini tengah dipusingkan dengan krisis keuangan yang semakin memburuk, membuat mereka bisa terancam gagal berkompetisi di La Liga musim 2021/2022 jika gagal mengurangi tagihan gaji skuad mereka yang menggunung.

Beberapa pemain telah banyak dikaitkan dengan rumor kepindahan dari Camp Nou, salah satunya Miralem Pjanic yang mendapatkan bayaran senilai Rp 4,2 Milyar per pekan, menjadikannya salah satu dari pemain dengan gaji tertinggi di raksasa Catalan.

Belakangan ini gelandang berusia 31 tahun itu telah dikaitkan dengan minat dari Juventus untuk memulangkannya ke Turin saat mereka harus kehilangan Arthur Melo selama dua bulan mendatang usai gelandang Brasil itu menjalani operasi pada cedera kakinya.

Kini direktur Barcelona Mateu Alemany mengakui bahwa Miralem Pjanic dan bek tengah Samuel Umtiti akan tersedia di pasar transfer musim panas ini untuk mendapatkan waktu bermain lebih baik di klub lain.

“Keduanya memiliki karir yang sangat penting, tetapi tidak mendapatkan banyak waktu bermain musim lalu,” kata Mateu Alemany saat presentasi pemain baru Barcelona, ​​Memphis Depay.  “Kami tahu situasinya dan sedang mengevaluasi kemungkinan menemukan klub baru bagi mereka. Mereka adalah yang pertama tertarik untuk menemukan tim di mana mereka bisa bermain lebih teratur.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO