Kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid langsung memunculkan banyak cerita lama. Salah satunya datang dari Thibaut Courtois, sosok yang pernah merasakan langsung cara kerja pelatih asal Portugal tersebut saat keduanya masih bersama di Chelsea.
Real Madrid pada Kamis mengumumkan penunjukan Mourinho sebagai pelatih baru, 13 tahun setelah periode pertamanya di Santiago Bernabeu berakhir. Tidak ada lagi pemain Madrid yang tersisa dari era tersebut, tetapi Courtois menjadi salah satu pemain yang sudah mengenal karakter Mourinho dengan cukup baik.
Kiper Belgia itu mengaku hubungan mereka selama ini berjalan positif, meski tidak selalu mulus.
Courtois Kenang Momen Dicadangkan Mourinho
Courtois mengingat salah satu kejadian yang sempat membuatnya bersitegang dengan Mourinho ketika masih membela Chelsea.
Menurutnya, Mourinho pernah mencadangkannya saat menghadapi Everton setelah tidak puas dengan penampilannya pada laga sebelumnya melawan Aston Villa.
“Kami juga pernah beberapa kali mengalami gesekan. Misalnya, dia mencadangkan saya saat melawan Everton karena saya membiarkan dua umpan silang masuk pada pertandingan sebelumnya melawan Aston Villa. Itu caranya memancing reaksi saya,” kata Courtois.
Respons yang diinginkan Mourinho ternyata berhasil muncul.
Pada pertandingan berikutnya melawan West Ham, Courtois kembali dipercaya sebagai starter dan tampil impresif dengan sejumlah penyelamatan penting.
“Minggu berikutnya saya kembali bermain melawan West Ham dan membuat lima atau enam penyelamatan krusial. Mourinho adalah pelatih yang sangat langsung. Saya juga seperti itu. Hubungan kami selalu sangat baik,” lanjutnya.
Cedera Berat Ubah Cara Pandang Courtois
Saat ini Courtois sedang berada bersama tim nasional Belgia untuk tampil di Piala Dunia 2026 yang mulai bergulir pada Kamis.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga berbicara mengenai masa-masa sulit yang dialaminya setelah mengalami cedera ligamen cruciatum.
Kiper berusia 34 tahun itu mengaku periode pemulihan justru memberinya waktu untuk memikirkan banyak hal, termasuk soal masa depan kariernya.
“Saat saya mengalami robek ligamen cruciatum, saya mulai memikirkan masa depan karena saya merasa masa istirahat itu memberi saya kekuatan,” ujar Courtois.
Ia merasa tubuhnya mendapat kesempatan untuk pulih sepenuhnya tanpa tekanan harus terus bermain dalam jadwal padat.
“Tidak ada tekanan untuk memainkan empat pertandingan penting Liga Champions dalam dua minggu. Saya bisa pergi ke gym dan membiarkan tubuh saya pulih. Bahkan ketika saya tidak dipanggil pelatih tim nasional sebelumnya, saya merasa proses pemulihan berjalan sangat baik selama periode tersebut.”
Bicara Masa Depan di Real Madrid
Selain soal Mourinho dan kondisi fisiknya, Courtois juga ditanya mengenai masa depannya di Real Madrid.
Kontraknya saat ini akan berakhir pada musim panas tahun depan. Namun ia mengaku tidak terlalu khawatir dengan situasi tersebut.
Menurut Courtois, Real Madrid memiliki kebijakan memperpanjang kontrak pemain yang sudah berusia di atas 30 tahun secara tahunan.
“Di Real Madrid, prinsipnya adalah kontrak pemain yang sudah berusia 30 tahun diperbarui dari tahun ke tahun. Jadi saya cukup tenang.”
Meski demikian, ia memahami bahwa klub juga harus mulai memikirkan penerusnya di bawah mistar.
“Jika saya terus bermain seperti sekarang, perpanjangan kontrak tidak akan menjadi masalah. Tetapi Real Madrid adalah klub besar dan pada suatu titik mereka juga harus memikirkan pengganti. Bagi saya, yang ideal adalah bisa mengakhiri karier di Madrid.”
Opini Gilabola.com
Kembalinya Mourinho ke Real Madrid sebenarnya bisa menjadi kabar baik bagi Courtois.
Dari pengakuannya terlihat bahwa hubungan keduanya dibangun atas dasar keterbukaan dan tuntutan tinggi.
Mourinho memang dikenal keras, tetapi Courtois tampaknya memahami metode tersebut sejak lama.
Pernyataan Courtois tentang keinginannya pensiun di Real Madrid juga memberi sinyal kuat bahwa ia masih melihat dirinya sebagai bagian penting proyek klub.
Sulit membayangkan jika sampai Madrid tidak memberikan perpanjangan kontrak untuk salah satu penjaga gawang terbaik yang mereka miliki saat ini.

