Eden Hazard Akui Kegendutan Jelang Gabung Real Madrid

Eden Hazard Akui Kegendutan Jelang Gabung Real Madrid

Gilabola.com – Eden Hazard mengakui dirinya kegendutan ketika pertama kali datang ke Spanyol usai diboyong Real Madrid dari Chelsea.

Pesepak bola asal Belgia yang dinilai Messi tak mungkin gantikan Ronaldo itu hijrah ke Santiago Bernabeu pada musim panas lalu dengan banderol harga sebesar Rp1,5 triliun.

Kedatangan Hazard ke ibukota Spanyol itu disambut gembira, walau ia gagal mendapatkan nomer punggung 10 karena Luka Modric enggan memberikannya.

Namun ada sedikit gunjingan sebab Hazard dinilai terlalu gempal dan ia pun mengakuinya dengan lapang dada, tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Memang benar, saya tidak bisa membohonginya,” aku Eden Hazard, seperti dikutip dari Marca. “Namun jika saya sedang berlibur, maka saya benar-benar liburan [tidak memikirkan berat badan atau hal-hal yang berhubungan dengan sepak bola].”

“Berat badan saya bertambah lima kilo pada musim panas [tahun lalu]. Saya tipe orang yang gampang kelebihan berat badan tapi bisa menguranginya dengan cepat pula.”

Eden Hazard mudah cepat turunkan berat badan

“Ketika saya berada di Lille pada usia 18 tahun, berat badan saya 72 atau 73 kilogram, kemudian 75 kilogram kala saya menambahkan otot badan dan paling parah 77 kilogram.”

“Pada musim panas [tahun lalu] berat saya 80 kilogram tapi saya bisa menguranginya [menjadi proposional] dalam waktu 10 hari.”

Berbicara soal musim perdananya bersama Real Madrid, Hazard mengaku sudah lama ingin ditangani Zinedine Zidane.

“Kami mempunyai gaya bermain yang berbeda sebagai seorang pemain, dan Zidane secara teknik lebih baik dibanding saya,” tambah pemain berusia 29 tahun ini.

“Anda lihat saja dia dan Anda akan mendapatkan kesan bahwa Zidane selalu menjalani karir sepak bola yang baik [sebagai pelatih maupun sebagai pemain].”

“Dia pernah memanggil saya di kompetisi Euro 2016 dan berkata bahwa ia menginginkan saya datang. Ucapannya itu terkenang terus di kepala saya.”