El Clasico, Barcelona Perlu Waspadai Senjata Rahasia Real Madrid

Real Madrid, Gareth Bale, El Clasico

Barcelona perlu mewaspadai satu senjata rahasia Real Madrid. Pemain ini selalu diabaikan, pemalu, tapi tampil cemerlang pada momen-momen penting seperti El Clasico. Siapa?

Masih ingat final Liga Champions terakhir di Kiev, saat Los Blancos menghadapi tantangan dari Liverpool? Pemain ini disimpan sebagai cadangan. Begitu dia turun, ia mencetak dua gol kemenangan Real Madrid setelah gol pertama dari Karim Benzema berhasil disamakan oleh Sadio Mane dalam selisih 3 menit. Pemain itu namanya Gareth Bale. Ia mencetak gol menit 64 dan 83. Gol pertamanya bahkan berupa tendangan salto yang hebat.

Entah mengapa pemain Wales ini justru tampil sebagai juruselamat saat momen-momen paling penting klub, meski ia tidak konsisten dan cenderung terus didera cedera dari musim ke musim.

Dimulai dengan Copa del Rey

Catatan hebatnya mulai terbangun pada akhir musim pertamanya sebagai pemain Los Blancos. Ia berlari mengitari Marc Bartra sebelum mencetak gol penentu melawan Barcelona di final Copa del Rey di Estadio Mestalla, 16 April 2014.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Bale juga tampil mengesankan dalam kemenangan Liga Champions musim tersebut di Lisbon, Portugal. Memang gol Sergio Ramos pada menit ke-93 yang menyebabkan laga diperpanjang ke extra time, tetapi gol pemain Wales itu pada menit 110 yang lebih penting karena menjadi pembuka dua gol lain dari Marcelo dan Ronaldo.

Kemenangan itu membuka pintu bagi dua penampilan hebat Gareth Bale lainnya di tahun 2014: Supercup Eropa dan Piala Dunia Antar Klub. Dari sana kita beranjak ke Milan pada tahun 2016, ketika final melawan Atletico Madrid berujung adu penalti. Bale adalah satu satu eksekutor penaltinya.

Gol Salto Gareth Bale

Dampaknya dirasakan lagi untuk perebutan trofi ke-13, meski ia memulai laga dari bangku cadangan. Hanya beberapa saat setelah masuk ke lapangan, ia mengirim tendangan salto fenomenal yang menjadikan skor 2-1 atas Liverpool sebelum menambahkan satu gol lagi kemudian. Real Madrid merebut gelar juara Eropa untuk tahun ketiga berturut-turut.

Gareth Bale, FInal Liga Champions

Gareth mungkin seorang anak pemalu dari Wales, tetapi dalam kesempatan-kesempatan penting ia tampil menonjol di lapangan dan kita juga menantikan jasanya pada El Clasico nanti malam.