Empat Veteran Ini Bisa Pergi, Xavi Hernandez Ubah Susunan Kapten Barcelona

Xavi Hernandez bakal ubah susunan kapten di Barcelona yang saat ini dipegang Gerard Pique, Sergio Busquets, Jordi Alba dan Sergi Roberto.

Gilabola.com – Pelatih berusia 43 tahun itu bahkan akan mempersilahkan ke empat kapten Blaugrana itu untuk pindah, karena dia akan membebaskan klub dari para pemain bergaji tinggi dan memberikan ruang di timnya kepada generasi baru.

Menurut laporan El Nacional, seperti yang dilansir ESPN, Xavi tengah mencari cara untuk lakukan beberapa perubahan besar di mana empat pemain senior itu – yang juga mantan rekan satu timnya, berpotensi untuk tinggalkan Camp Nou.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Salah satu pemain yang ingin dilepas Xavi Hernandez, Jordi Alba, dilaporkan telah mendapat tawaran pindah ke PSG pada musim panas tahun depan.

Mantan rekan satu timnya, Lionel Messi, mengaku tertarik untuk merumput bersama bek kiri itu lagi, di mana keduanya pernah meraih sukses bersama-sama di Camp Nou.

Walau sudah mendapatkan Messi, raksasa Ligue 1 itu terbuka untuk datangkan Alba, karena ia diproyeksikan untuk menambah kedalaman di sayap kiri bersama-sama pemain pinjamannya, Nuno Mendes.

Apalagi, kontrak Jordi Alba saat ini akan berakhir pada musim panas mendatang, dan dia bebas untuk tanda tangani perjanjian prakontrak dengan klub asing di luar negeri mulai 1 Januari 2022. Xavi Hernandez bisa jadi tak akan menahannya jika ia ingin tinggalkan Barca.

Ditambahkan Sport, saat Pep Guardiola mengasuh Barcelona, band kapten dipegang Carles Puyol, Xavi, Andres Iniesta dan Victor Valdes. Barangkali, mereka-lah empat kapten terbaik yang dimiliki Barcelona, bahkan tak tergantikan sampai saat ini, karena bakat, komitmen dan kepribadian mereka.

Sedangkan Busquets, Alba, Pique dan Sergi Roberto disebut-sebut berada di belakangnya, meskipun Sport tak mau membandingkannya. Keempat kapten ini dinyatakan tak punya ada hubungan dengan pendahulu mereka, dan hanya kebetulan merupakan pemain lokal. Namun, pelatih baru harus memanfaatkannya untuk membantu merekonstruksi tim.

Baik Xavi Hernandez dan ke empat kapten Barcelona saat ini pernah menjadi rekan satu tim, bahkan dalam sejumlah kasus, mereka teman dekat. Mereka saling mengenal dengan sangat baik, saling mengenal kekuatan maupun kelemahan masing-masing.

Xavi tahu betul, lebih dari salah satu dari keempat kapten timnya tersebut berada dalam daftar hitam Joan Laporta. Pemain itu hampir pergi musim lalu, hingga akhirnya revolusi gagal terjadi secara penuh, dan ke empat pemain tuan itu tetap berada di Camp Nou, di mana tim menuntut lebih pada keempatnya.

Lalu, yang diperoleh Barcelona adalah: kapal veteran! Dan, karena mereka rekan satu tim, Xavi tahu betul ke empatnya punya kualitas yang bisa ditambahkan ke proyek baru, hanya jika mereka mau berkomitmen dan hanya memikirkan kelangsungan Barca.

Terkait hal itu pula, Xavi Hernandez ingin mengelola visi profesionalisme Pique. Aturan pelatih baru itu sangat bertentangan dengan ritme kehidupan Pique, hingga ia harus membatalkan penampilannya di El Hormiguero dan saat presentasi Piala Davis.

Gerard Pique tampaknya sudah mengerti hal ini. Hasilnya, kini dia menjadi pemain yang datang pertama kali di kamp latihan, padahal biasanya Pique menjadi pemain terakhir yang datang.

Untuk bisa jadi kapten tim, seorang pemain sepak bola harus memberi contoh, di dalam maupun luar lapangan. Sikap Pique selama beberapa tahun terakhir ini diizinkan presiden dan pelatih, hingga tak sesuai dengan kode yang berlaku di Barça sekarang. Dengan adanya Xavi, Pique diyakini akan berubah, dan itu sebuah keharusan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO