Site icon Gilabola.com

Entah Siapa yang Lebih Konyol, PSG yang Tawarkan 3,4 Trilyun Untuk Yamal, Atau Barca yang Menolaknya

Lamine Yamal ditawar PSG 3,4 Trilyun

Gila Bola – Pembicaraan transfer yang paling menarik hari ini adalah berita tentang tawaran megatransfer Paris Saint-Germain untuk mengontrak Lamine Yamal dari Barcelona.

Laporan ini bersumber dari klaim Marca yang memberitakan bahwa Paris Saint-Germain mempersiapkan tawaran mencapai 200 Juta Euro, sekitar Rp 3,4 Trilyun, untuk mengontrak Lamine Yamal dari Barcelona.

PSG tampaknya tertarik pada pemain sayap berusia 16 tahun, yang berhasil tampil reguler di Camp Nou di usia muda sementara klub Prancis sedang membutuhkan pengganti Kylian Mbappe.

Media Spanyol lain Sport juga mengamini laporan Marca dengan mengklaim bahwa pihak Paris Saint-Germain sudah bertanya kepada raksasa Catalan tentang penyerang muda mereka tersebut.

Meski media Prancis Foot Mercato mengklaim bahwa sejauh ini belum ada tawaran yang dibuat kepada Barcelona untuk Lamine Yamal karena PSG fokus pada perkembangan pemain muda mereka sendiri seperti Bradley Barcola dan juga Ousmane Dembele.

Sebenarnya laporan ini menarik, dan jika benar faktanya demikian, maka kita jadi bertanya-tanya, sebenarnya ini siapa yang lebih konyol, PSG yang menawarkan Rp 3,4 Trilyun untuk Yamal, atau Barca yang menolaknya?

Fabrizio Romano sebelumnya memang sudah membocorkan bahwa Paris Saint-Germain ingin mencari tiga pemain bintang sebagai ganti atas kepergian Kylian Mbappe, yang tampaknya akan pindah ke Madrid.

Tapi menawarkan duit Rp 3,4 Trilyun kepada pemain yang baru berusia 16 tahun adalah tawaran yang tidak masuk akal. Oke, dia tampil menjanjikan saat ini, tapi siapa yang tahu bagaimana masa depannya?

Sudah banyak wonderkid yang diangung-agungkan di Barcelona, dibanding-bandingkan sebagai Lionel Messi baru, tapi hasilnya? Lihat mulai dari Bojan Krkic, Gerard Deulofeu, hingga sekarang Ansu Fati yang terbuang ke Brighton.

Fati ini yang begitu dilebih-lebihkan, bahkan membuat pemain itu dengan pedenya mengambil jersey No.10 ketika Messi memutuskan pergi dari Camp Nou dan pindah ke PSG. Tapi, beban itu terlalu besar dan akhirnya hanya jadi pemain terbuang saat ini.

Di sisi lain, itu juga menjadi keputusan konyol bagi Barcelona untuk menolak Rp 3,4 Trilyun untuk pemain 16 tahun tersebut, padahal duit segitu bisa sangat-sangat berguna untuk mengatasi krisis finansial mereka.

Lamine Yamal sendiri saat ini memiliki kontrak hingga 2026 mendatang, batasan maksimal sesuai aturan sepak bola Spanyol, tapi kabarnya dia akan diganjar kontrak baru ketika dia berusia 18 tahun.

Dalam kontrak baru yang dipersiapkan tersebut, pemain muda Spanyol itu akan diikat dengan kontrak jangka panjang hingga Juni 2030 mendatang dengan klausul rilis mencapai 1 Milyar Euro, sekitar Rp 17 Trilyun.

Exit mobile version