Ernesto Valverde Lelah, Tinggalkan Barcelona Akhir Musim?

Ernesto Valverde Lelah, Tinggalkan Barcelona Akhir Musim?

Berita Bola – Barcelona terancam harus mencari manajer baru musim panas ini karena Ernesto Valverde tengah mempertimbangkan masa depannya.

Manajer Barcelona Ernesto Valverde sedang memikirkan untuk mengakhiri masa jabatannya di klub Catalan di akhir musim ini.

Valverde mengambil alih posisi manajer Barcelona pada musim panas 2017 dan memimpin Blaugrana ke gelar ganda domestik LaLiga dan Copa del Rey di musim pertamanya.

Musim ini, Barca memenangkan Supercopa Spanyol pada Agustus, sementara Catalan kini berada di puncak LaLiga setelah 17 pekan pertandingan dan memiliki peluang untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2015.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Apa pun yang terjadi antara sekarang hingga Juni, Valverde tidak yakin apakah ia akan ada untuk musim ketiga di Camp Nou.

Pelatih berusia 54 tahun itu terlihat lelah dan bahkan kuyu di musim ini karena tekanan pekerjaannya mulai mempengaruhi dirinya.

Valverde menandatangani kontrak dua tahun pada 2017 dengan opsi untuk memperpanjang kontraknya untuk musim ketiga dan presiden Barca Josep Maria Bartomeu telah mengatakan ia berharap sang pelatih akan memutuskan untuk tetap tinggal hingga musim 2019-20.

“Saya memiliki kontrak dan saya memiliki opsi untuk memperpanjangnya selama satu tahun lagi,” kata Valverde pada bulan September. “Kita semua tahu cara kerjanya. Musimnya panjang dan kami harus melihat bagaimana kinerja tim.”

Mantan pelatih Athletic Club itu tidak senang dengan kepergian direktur olahraga Robert Fernandez awal tahun ini, sementara ia juga menentang penjualan Paulinho di musim panas lalu dan ia tidak diajak konsultasi dalam penandatanganan pemain sayap Malcom dari Bordeaux.

Dia juga ingin meninggalkan masa jabatannya dan sadar bahwa musim ketiga mungkin keberuntungannya akan habis, seperti yang terjadi pada pendahulunya, Luis Enrique.

Mantan penyerang yang pernah memperkuat Barca, Athletic, dan Espanyol kelahiran Extremadura itu mungkin menunggu hingga akhir musim ini sebelum memutuskan dan bahkan bisa langsung meninggalkan klub jika dia mampu memimpin Catalan ke Liga Champions pada Juni 2019 nanti.

Sebelumnya pada bulan Desember, Valverde mencatatkan rekor dengan menjadi pelatih ke-16 dalam sejarah sepakbola Spanyol yang memimpin 400 pertandingan di ajang LaLiga.

“Itu menunjukkan saya lebih dekat ke akhir daripada awal,” katanya.