Florentino Perez: Cristiano Ronaldo Penerus Alfredo Di Stefano

Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai penerus legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano.
Berita Liga Spanyol - Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai penerus legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano.

Gilabola.com – Florentino Perez yakin Cristiano Ronaldo layak jadi penerus legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano, usai mencetak berbagai rekor dan berkontribusi untuk kesuksesan klub.

Cristiano Ronaldo baru saja catatkan namanya sebagai pesepakbola pertama yang mampu mencetak gol dalam 10 pertandingan beruntun di ajang Liga Champions, usai membobol gawang Juventus di Turin pekan lalu.

Di laga itu, Cristiano Ronaldo juga mendapat tepuk tangan dari para suporter La Vecchia Signora usai bobol gawang Gianluigi Buffon dengan tendangan salto spektakulernya.

Usai kemenangan di leg pertama, Real Madrid berpeluang untuk menyabet piala Liga Champions yang ke-13 kalinya, dan menjadi klub pertama yang menjadi juara di tiga musim beruntun. Ini setelah sebelumnya Madrid catatkan sejarah sebagai tim pertama yang mampu meraih trofi dua musim beruntun dan pengumpul trofi terbanyak.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Sadar akan kontribusi yang diberikan pemenang lima Ballon d’Or ini, Florentino Perez teringat dengan masa kejayaan Alfredo Di Stefano pada tahun 1950 dan 1960-an.

“Dia penerus Di Stefano dan melambangkan nilai-nilai yang diemban Madrid,” ujar sang presiden klub pada La Gazzetta dello Sport.

“Ia pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub dan melambangkan apa yang kami miliki, yaitu bakat, kerja keras, pengorbanan, profesionalisme dan ambisi. Hari ini, Cristiano-lah simbol dari Madrid,” tandasnya.

Pada jornada ke-31 Real Madrid harus tergeser dari posisi ketiga usai ditahan imbang Atletico Madrid di Santiago Bernabeu, dan Valencia berhasil menang tipis 1-0 atas RCD Espanyol di Mestalla.

Dengan hasil tersebut, El Real terpaut 15 poin dari sang rival abadi, Barcelona, dan karir Zinedine Zidane di ibukota Spanyol itu diyakini akan segera berakhir. Namun, Florentino Perez masih mempercayai Zidane, karena telah terbukti mempersembahkan beragam piala, baik sebagai pemain dan pelatih.

“Dia datang saat ‘la Novena’ [piala Liga Champions ke-8, yang diraih berkat gol voli Zidane di 2002], dengan permainan baru yang mengguncang dunia,” tambah sang presiden.

“Sebagai pelatih ia telah memenangi lebih banyak piala yang pernah diberikan pelatih-pelatih Madrid lainnya: delapan piala dalam dua musim. Dia seorang jenius di dunia sepakbola dan telah menunjukkan hal tersebut,” ungkapnya.