Situasi di Real Madrid menunjukkan bahwa pergantian pelatih hampir pasti terjadi pada akhir musim ini.
Alvaro Arbeloa memang mampu mendapatkan kepercayaan dari para pemain sejak menggantikan Xabi Alonso, namun kegagalan meraih gelar di UEFA Champions League dan Copa del Rey, ditambah peluang juara La Liga yang semakin menipis, membuat kontraknya diperkirakan tidak akan diperpanjang.
Manajemen klub ibu kota Spanyol itu sudah mulai mencari kandidat pengganti. Beberapa nama besar seperti Jurgen Klopp, Mauricio Pochettino, dan Didier Deschamps sempat dikaitkan dengan posisi tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Namun, ada kemungkinan ketiganya menolak tawaran tersebut, yang membuka peluang bagi sosok lama untuk kembali.
Sebelumnya, klub berjuluk Los Blancos itu sempat menutup kemungkinan kembalinya Jose Mourinho untuk periode kedua. Meski begitu, laporan terbaru menyebutkan bahwa presiden klub, Florentino Perez, mulai mempertimbangkan opsi tersebut secara serius.
Mourinho saat ini masih terikat dengan Benfica, namun ia bisa hengkang tanpa biaya pada akhir musim. Hingga kini, pelatih asal Portugal itu belum memastikan masa depannya. Kesempatan kembali ke Madrid, tempat ia masih dihormati oleh jajaran direksi, bisa menjadi opsi menarik, terlebih karena masih ada ambisi yang belum tuntas di sana.
Belum Ada Kontak Resmi
Meski wacana kembalinya Mourinho semakin menguat, hingga saat ini belum ada komunikasi resmi antara pihak klub dengan sang pelatih maupun agennya. Situasi tersebut bisa berubah mendekati bursa transfer musim panas, tetapi keputusan terkait masa depan Arbeloa kemungkinan akan menjadi penentu utama sebelum langkah lanjutan diambil.
Kehadiran Mourinho dinilai mampu menghidupkan kembali suasana ruang ganti yang membutuhkan dorongan setelah dua musim mengecewakan. Oleh karena itu, kembalinya pelatih berpengalaman tersebut ke Santiago Bernabeu menjadi opsi yang cukup masuk akal, meskipun realisasinya masih belum pasti.
Rekam Jejak Mourinho di Real Madrid 2010–2013
Jose Mourinho menangani Real Madrid dalam periode 2010 hingga 2013 dan berhasil memberikan tiga gelar di kompetisi domestik. Selama masa kepemimpinannya, tim meraih La Liga musim 2011/12, Copa del Rey 2010/11, serta Supercopa de España 2012.
Pencapaian paling menonjol terjadi pada musim 2011/12 ketika ia membawa tim menjadi juara liga dengan catatan yang sangat impresif. Mereka mengumpulkan total 100 poin, mencetak 121 gol, dan mencatat jumlah kemenangan terbanyak dalam satu musim. Selain itu, tim juga tampil konsisten di level Eropa dengan mencapai babak semifinal Liga Champions selama tiga musim berturut-turut.
Trofi Utama:
- La Liga (2011–2012): Juara dengan 100 poin, 121 gol, serta jumlah kemenangan tertinggi dalam satu musim.
- Copa del Rey (2010–2011): Menang di partai final melawan Barcelona.
- Supercopa de España (2012): Mengalahkan Barcelona untuk meraih gelar.
Setelah meninggalkan Real Madrid pada 2014, klub berjuluk Los Blancos justru tampil semakin dominan di kompetisi Eropa dengan mengoleksi empat trofi Liga Champions.

