Gareth Bale Diyakini Pulang ke Tottenham Hotspur

Gareth Bale Diyakini Pulang ke Tottenham Hotspur

Gilabola.com – Gareth Bale bakal pulang ke Tottenham Hotspur. Demikian ungkap mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon.

Diungkapkan Calderon, hal ini menjadi satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah yang dialami Bale di Bernabeu. Manajer baru Tottenham, Jose Mourinho, juga penggemar berat pemain asal Wales itu, dan ia pernah mencoba untuk mengontrak Bale saat ia masih tangani Manchester United.

Bale baru-baru ini menciptakan kegemparan di Spanyol setelah merayakan keberhasilan Wales lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 dengan membawa bendera Wales yang bertuliskan ‘Wales, Golf, Madrid, Begitulah Urutannya’. Dia juga mendapat banyak kritik karena sikapnya itu, bahkan masa depannya di Santiago Bernabeu diragukan.

Tapi dengan beberapa laporan yang mengklaim, Mourinho mungkin akan kembali mencoba mengontrak mantan bintang Tottenham itu. Calderon pun percaya, kembalinya Bale ke Liga Inggris bisa menjadi solusi bagi pemain 30 tahun tersebut. “Memang benar Mourinho menyukai pemain itu (Bale),” ujar Calderon kepada BBC Radio Wales.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Mourinho mengatakan, pada tahun 2017 saat dia mencoba mendatangkan Bale untuk Manchester United, dan Real Madrid memutuskan untuk memperpanjang kontrak Gareth Bale. Saya ingat dia mengatakan, ‘jika dia ada di pintu keluar klub, saya akan menunggu di sisi lain’, jadi mungkin itu solusi,” tambahnya.

Calderon juga mengomentari selebrasi yang dilakukan Bale, dan mengatakan hal itu sebagai sesuatu yang kekanak-kanakan jika dia tahu apa yang tertulis di bendera Wales tersebut. “Kami tidak tahu apakah dia tahu apa yang ada di bendera itu,” tandas Calderon.

“Jika dia tahu, jelas bahwa ini sesuatu yang kekanak-kanakan, tapi mungkin dia tidak tahu. Mungkin dia terlibat dalam perayaan dengan rekan satu tim lainnya, dan dia melakukannya tanpa disadari, tidak berusaha menyinggung atau tidak menghormati siapapun. Masalahnya, aksi itu telah memperburuk masalah,” ujarnya.

“Anda harus ingat, bagi penggemar itu agak aneh. Mereka marah karena Gareth Bale telah pergi sekitar 50 hari tanpa bermain untuk Real Madrid, absen dalam enam pertandingan, dan kemudian tiba-tiba melihatnya bermain untuk Wales di mana dia bermain sangat bagus,” ungkap Calderon.

“Itu benar-benar masalah, bukan hanya masalah bendera itu, tetapi kombinasi dari semuanya,” pungkas pria berusia 68 tahun tersebut.