Gareth Bale Sulit Adaptasi Meski Sudah Lama Di Real Madrid

Gareth Bale Sulit Adaptasi Meski Sudah Lama Di Real Madrid

Gareth Bale ternyata masih kesulitan adaptasi meski sudah lama berada di klub Liga Spanyol, Real Madrid. Nyaris enam tahun berseragam Los Blancos, Bale tetap yang tidak gaul di antara pemain lainnya.

Hal itu bocor setidaknya melalui pengakuan Thibaut Courtois. Gareth Bale sendiri cukup diterima oleh rekan-rekan satu tim, namun penghalang ada pada diri sang pemain sendiri.

Courtois menyampaikan melalui Mirror jika sosok Gareth Bale aslinya adalah sosok pria penyendiri, termasuk di ruang ganti Santiago Bernabeu. Rekan satu tim di Madrid hanya tahu jika Gareth Bale lebih terobsesi pada dunia golf daripada berbaur dengan mereka.

Advertisement
advertisement
advertisement

Saking terobsesinya Bale pada permainan golf bahkan ia menolak untuk makan malam dengan skuad Santiago Solari usai sesi latihan. Marcelo mengklaim bahwa Bale hampir tidak berbicara bahasa Spanyol sebagai bahasa pengantar sehari-hari saat berada ditengah rekan-rekannya.

Thibaut Courtois lantas menyarankan Real Madrid agat tidak membuat sebagian besar bakatnya. Courtois sempat ditanya soal rekan setimnya dalam sebuah wawancara dengan media Belgia HLN. Ia menyebut Kapten Sergio Ramos sebagai “pemimpin”, Marcelo dikenal sebagai “Samba” karena artistiknya saat memainkan bola, dan memuji Luka Modric sebagai “jenius.”

Tapi ketika ditanya tentang Bale, Courtois menjawab: “Pegolf. Rasanya terlalu sulit untuk menggambarkan sosok Gareth Bale dalam satu kata saja.”

“Saya akan bilang kalau dia itu sebenarnya memiliki begitu banyak bakat, tetapi semua itu menjadi memalukan karena begitu sering bakatnya ditutup atau dihalangi sendiri. Ia kesulitan untuk bersinar.”

“Saya hidup seperti seseorang yang lahir dan dibesarkan di Real Madrid. Saya sanggup makan larut malam, pergi tidur menjelang pagi… itu adalah cara hidup mereka juga. Malam kami harus dijalani dengan makan malam bersama seluruh skuad juga sebagai satu kesatuan.”

“Tapi Gareth Bale dan Toni Kroos tidak mau datang. Mereka bisa dihitung datang telat saat kami ajak makan malam. Kami telah mengatur berada di restoran pada jam sebelas dan kami mulai makan setelahnya Pada tengah malam kami masih suka minum kopi bersama.”

Gareth Bale tetap masih diterima rekan satu tim di Real Madrid

“Kami baru beranjak tidur sekitar jam satu. Kami harus latihan lagi setiap pagi pukul sebelas. Saya pikir itu adalah waktu yang sempurna. Tapi Bale bilang ‘saya tidak bisa ikutan bergabung. Saya harus tidur jam sebelas malam’.”

Hal tersebut membuat Gareth Bale masih kesulitan untuk beradaptasi di skuad Real Madrid meski sudah berganti pelatih. Meski kesulitan, namun pemain lainnya tetap masih bersedia menjadi teman satu timnya.

Bale sendiri sempat menderita dengan masalah cedera saat berseragam Real Madrid. Dirinya masih sanggup memenangkan Liga Champions adalah empat kali, serta La Liga dan Piala Spanyol. Tendangan sensasional saat mencetak gol di final Liga Champions kemenangan lawan Liverpool musim lalu masih membuat kenangan tersendiri bagi dirinya.