Gavi – Anak Kemarin Sore yang Jadi Pemain Paling Berharga ke Delapan di Barcelona

Setelah tampil menawan di skuad utama Barcelona, Gavi kini menjadi pemain paling berharga ke delapan di tim Catalan tersebut.

Gilabola.com – Gavi memang tunjukkan penampilan menawan untuk skuad Blaugrana dalam beberapa bulan terakhir ini. Apalagi permainan apiknya tersebut bahkan dibawanya juga ke Timnas Spanyol.

Situs bergengsi, Transfermarkt, pun akhirnya memberi nilai transfer pada jebolan La Masia ini, di mana untuk penilaian pertamanya Gavi mendapat banderol sekitar 25 Juta Euro atau setara dengan Rp 409 Miliar. Nilai itulah yang membuatnya menjadi pemain kedelapan paling berharga di skuad Barca. Demikian diungkapkan Sport.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tujuh pemain Barcelona yang berada di atas gelandang 17 tahun tersebut adalah Frenkie de Jong (90 Juta Euro/sekitar Rp 1,5 Triliun), Pedri (80 Juta Euro/Rp 1,3 Triliun), Ansu Fati (60 Juta Euro/Rp 983 Miliar), Marc-Andre ter Stegen (55 Juta Euro/sekitar Rp 900 Miliar), Ousmane Dembélé (50 Juta Euro/sekitar Rp 819 Miliar), Memphis Depay (45 Juta Euro/sekitar Rp 737 Miliar) dan Sergino Dest dengan 30 Juta Euro (Rp 491 Miliar).

Sementara penilaian untuk Gavi ini lebih tinggi dibandingkan beberapa pemain muda berbakat Barca lainnya, seperti Eric Garcia (20 Juta Euro/Rp 328 Miliar), Riqui Puig dan Mingueza yang sama-sama dihargai 15 Juta Euro atau sekitar Rp 246 Miliar, serta Yusuf Demir sebesar 12 Juta Euro atau sekitar Rp 197 Miliar.

Beberapa pemain yang memiliki nilai sama seperti Gavi adalah tiga penggawa Real Madrid; Eden Hazard, Karim Benzema dan Dani Carvajal, penyerang Athletic Bilbao Iñaki Williams dan penyerang Real Betis, Nabil Fekir.

Sebelumnya diberitakan, gemilangnya penampilan Gavi untuk Barcelona telah membuat bintang kelahiran Los Palacios, Seville, itu menjadi pemain termuda di skuad La Roja. Pelatih Luis Enrique bahkan mengomentari wonderkid itu sebagai ‘tidak normal’.

Menurut Enrique beberapa hari lalu, penampilan menawan Gavi dalam debutnya bersama tim senior Spanyol saat mereka menang 1-2 atas Italia di semi-final Uefa Nations League, sebagai sesuatu yang ‘tak normal’ karena gelandang Barca tersebut berhasil menjadi pemain termuda yang pernah tampil mewakili negaranya. Sayangnya, mereka kemudian kalah dari Prancis di babak final.

Di usianya yang masih 17 tahun 62 hari ketika itu, Gavi menjadi kejutan yang dimasukkan Enrique ke skuad Spanyol. Dalam pertandingan itu, La Roja berhasil mengakhiri rekor tak terkalahkan Italia dalam 37 pertandingan beruntun.

Wonderkid Barcelona itupun berhasil pecahkan rekor yang sudah bertahan sejak tahun 1936, saat pemain Athletic Bilbao, Angel Zubieta, memulai debutnya untuk Timnas Spanyol di usia 17 tahun 284 hari.

Gavi – yang memiliki nama lengkap Pablo Martin Paez Gavira, itu baru saja memulai debutnya di skuad utama Barca asuhan Ronald Koeman pada awal musim ini. Dalam debutnya, ia tampil sebagai pemain pengganti di laga melawan Getafe pada akhir bulan Agustus.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO