
Gilabola.com – Girona kembali menelan kekalahan di awal musim Liga Spanyol setelah dipukul Sevilla dengan skor 0-2, hasil yang membuat mereka terpuruk di dasar klasemen LaLiga dengan catatan kekalahan beruntun dan atmosfer penuh ketidakpercayaan di Montilivi.
Situasi Sulit Girona
Ketika sebuah tim sedang berada dalam masa sulit, segalanya tampak tak masuk akal. Pikiran menjadi kabur, kaki terasa berat, dan permainan kehilangan arah. Itulah yang kini dialami Girona.
Musim memang baru dimulai, tetapi minimnya persiapan membuat Míchel belum memiliki tim yang benar-benar siap. Kekalahan dari Sevilla semakin memperburuk keadaan, mempertegas bahwa mereka memulai kompetisi dari posisi yang rapuh.
Namun, jika hanya melihat papan skor, gambaran situasi sebenarnya tidak sepenuhnya tercermin. Kekacauan di ruang ganti memang nyata, begitu pula dengan kesalahan fatal yang berulang kali dilakukan, tetapi kali ini muncul tanda-tanda perlawanan.
Girona mencoba mengubah suasana dengan kerja keras, meski hasil belum berpihak. Mereka ingin bangkit, meski belum mampu melakukannya.
Dua rekrutan baru, Ounahi yang sudah diumumkan dan Vanat yang terlihat hadir di tribune Montilivi, diyakini belum cukup untuk langsung mengubah situasi.
Yang paling penting bagi Girona adalah sikap positif yang sempat ditunjukkan saat menguasai jalannya laga di setengah jam pertama, meski minim kreativitas serangan.
Suporter yang datang dengan spanduk berisi tuntutan identitas, pengorbanan, keberanian, dan rasa hormat, akhirnya mulai melihat sedikit respon dari tim.
Gol Sevilla yang Menghancurkan Mental Girona
Namun, rapuhnya mental membuat Girona kembali terjatuh. Dari sebuah situasi sepak pojok untuk tuan rumah, rangkaian kesalahan terjadi: pelanggaran yang diprotes Joel Roca, momen ganjil dari Iván Martín, hingga salah komunikasi antara Álex Moreno dan David López.
Semua berujung pada gol Alfon yang membuat Girona runtuh sebelum jeda. Mereka bahkan beruntung tidak kebobolan lebih banyak di babak pertama.
Awal babak kedua pun tidak jauh berbeda. Romero, yang sebelumnya mengenai tiang gawang, akhirnya mencetak gol kedua Sevilla lewat serangan balik cepat.
Girona sebenarnya sempat mendapat peluang untuk memperkecil skor, namun kembali gagal menuntaskannya. Situasi ini menunjukkan bahwa keberanian saja tidak cukup—dibutuhkan ketajaman lini depan, keseimbangan di lini tengah, dan tentu saja perbaikan dalam bursa transfer.
Dengan Miovski resmi hengkang ke Rangers dan Yangel Herrera yang akan sangat dirindukan, Girona kini berpacu dengan waktu hingga tenggat Senin malam untuk memperkuat skuad.
Setelah itu, tidak ada jalan kembali. Namun, poin-poin yang hilang di bulan Agustus tak akan pernah bisa direbut lagi, dan bisa saja menjadi penyesalan besar saat musim berakhir.
- Hasil Girona vs Sevilla skor akhir 0-2
- Pencetak gol: Alfonso Gonzales (30′), Isaac Romero (55′)