Guardiola Desak Dunia Lerai Katalonia vs Spanyol

Gilabola.com – Guardiola mendesak dunia datang dan melerai kisruh Katalonia vs Spanyol yang ini berdampak pada laga Liga Spanyol Barcelona vs Real Madrid.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola dilaporkan CNA mengetahui masalah jadwal El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid yang terganggu masalah politik Katalonia lawan Spanyol. Pep sendiri termasuk salah satu juru kampanye gerakan kemerdekaan Katalonia yang gigih.

Otoritas sepak bola sendiri telah membatalkan laga Barcelona dan Real Madrid yang ditetapkan untuk 26 Oktober di Stadion Camp Nou. Kedua klub dilaporkan menolak tawaran untuk mengadakan pertandingan di Madrid. Pep lantas meminta dunia, terutama Eropa, untuk datang dan menengahi kisruh yang terjadi saat ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

“Masyarakat dunia internasional harus datang dan membantu kami untuk memecahkan konflik antara Katalonia dan Spanyol,” ujar sang manajer. “Beberapa mediator dari luar harus hadir membantu kami duduk satu meja dan berunding.”

Guardiola ingin kerusuhan segera mereda

Bentrokan kekerasan terus meningkat di Barcelona akhir Jumat (18 Oktober), saat separatis Katalan melemparkan batu dan kembang api kepada polisi. Pihak kepolisian lantas merespon aksi itu dengan lontara peluru karet dan gas air mata, mengubah pusat kota menjadi medan pertempuran yang kacau. Wajar jika Pep ingin kerusuhan itu segera mereda.

Sekitar setengah juta orang berkumpul di Barcelona sebelumnya pada hari Jumat dalam pertemuan terbesar sejak hari Senin. Saat kebanyakan peserta demo melakukan aksi damai, beberapa demonstran muda malah mengamuk dekat markas polisi.

Kerumunan pendemo dilaporkan koresponden AFP lantas memicu kobaran api besar saat polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan mereka. Kebakaran lain berkecamuk dekat Plaza de Catalunya di bagian atas tempat tujuan favorit turis Las Ramblas, di mana ratusan demonstran bersatu melawan polisi, yang mencoba untuk membubarkan mereka dengan terjangan maut kanon air.

“Catalonia anti-fasis!” teriak para pendemo. “Jalanan ini akan selalu menjadi milik kami!” saat polisi meminta massa tidak merangsek ke tengah kota.

Malam Sabtu bentrokan terus terjadi saat Dewan kota Barcelona mengatakan tiga hari pertama bentrokan menyebabkan kerugian sekitar €1.570.000, dengan lebih dari 700 tempat sampah wheelie besar yang dirusak dan massa juga merusak lampu lalu lintas, papan tanda jalan, pohon dan layanan sepeda.