Gilabola.com – Dani Ceballos menunjukkan kebangkitan kariernya di Real Madrid di bawah asuhan Xabi Alonso. Setelah nyaris hengkang pada musim panas lalu akibat minimnya menit bermain, sang gelandang kini kembali mendapatkan kepercayaan berkat performa konsisten.
Pada awal musim 2025/26, masa depan Ceballos sempat diragukan. Persaingan di lini tengah Real Madrid yang diisi nama besar seperti Jude Bellingham, Federico Valverde, Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, dan Arda Guler membuat peluang bermainnya tampak kecil.
Banyak pihak memprediksi dia akan kembali tersisih seperti musim sebelumnya di bawah arahan Carlo Ancelotti, di mana dia sebagian besar hanya bermain sebagai pemain pengganti.
Namun perlahan, situasinya berubah. Xabi Alonso mulai mempercayai Ceballos untuk tampil sejak menit awal. Dia diturunkan sebagai starter dua kali berturut-turut, termasuk dalam kemenangan atas Villarreal, yang menjadi bukti kepercayaannya semakin besar di mata pelatih.
Kebangkitan Dani Ceballos
Ceballos dinilai membawa ritme, kontrol, dan ketenangan pada permainan lini tengah Madrid. Dalam laga kontra Villarreal, dia mencatat akurasi umpan mencapai 93,3% dari total 60 percobaan selama 64 menit bermain. Catatan tersebut membuktikan kontribusinya tidak hanya pada aspek kreatif, tetapi juga dalam menjaga keseimbangan tim.
Menariknya, dalam waktu lima hari, Ceballos tampil lebih banyak dibandingkan total menit bermainnya selama Piala Dunia Antarklub musim lalu. Sejauh ini, dia sudah bermain dalam tujuh pertandingan dengan total 325 menit, empat kali sebagai starter dan tiga kali sebagai pemain pengganti.
Performa stabil itu membuat publik mulai mengingat kembali alasan Real Madrid memperpanjang kontraknya. Kesabaran dan kerja kerasnya kini mulai berbuah hasil nyata, terutama di tengah padatnya rotasi pemain yang diterapkan Alonso.
Bagi Ceballos, ini adalah momentum untuk membuktikan diri. Dia sadar bahwa bersaing di lini tengah Madrid membutuhkan ketekunan luar biasa, namun komitmen dan disiplin yang dia tunjukkan menunjukkan bahwa dirinya siap kembali jadi bagian penting dalam proyek jangka panjang klub.
Real Madrid Pantau Gelandang Porto
Sementara itu, kabar lain datang dari rencana transfer Real Madrid. Klub raksasa Spanyol itu disebut tengah mengamati gelandang muda FC Porto, Rodrigo Mora. Laporan dari Defensa Central mengungkapkan bahwa setiap upaya merekrut pemain berpaspor Portugal tersebut harus melewati klausul rilis senilai lebih dari Rp 1,35 Triliun.
Meski harga tinggi itu menjadi tantangan, Real Madrid tidak serta-merta mengurungkan niat. Presiden Florentino Pérez disebut telah menugaskan pencari bakat andal Juni Calafat untuk menilai kelayakan Mora sebagai penerus Luka Modric yang baru saja meninggalkan klub.
Namun, langkah Madrid masih sebatas pemantauan. Klub tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan, mengingat situasi skuad masih stabil dengan banyak pemain muda potensial di lini tengah. Strategi ini dianggap penting agar rekrutmen tetap sesuai dengan visi jangka panjang klub.
Real Madrid juga menyadari bahwa persaingan untuk mendapatkan Mora tidak mudah. PSG dikabarkan menjadi klub yang paling aktif mengupayakan transfer sang pemain. Situasi itu membuat Los Blancos memilih pendekatan tenang sambil terus mengevaluasi perkembangannya di Liga Portugal.
Calafat masih terus memverifikasi laporan terkait Mora, memastikan bahwa sang gelandang benar-benar memiliki kualitas yang cocok untuk standar permainan Real Madrid. Dengan demikian, langkah apapun yang diambil nanti diharapkan bisa memberi dampak positif, baik secara teknis maupun finansial.

