Hasil Liga Spanyol: Gol Bunuh Diri Aneh, Plus 2 Gol Messi Bawa Barcelona Takut-takuti Real Madrid

Gilabola.com – Satu gol bunuh diri aneh dari pemain Maroko Sofian Chakla, dua gol Lionel Messi dan masing-masing satu gol Ronald Araujo dan Antoine Griezmann sukses membawa Barcelona menakut-nakuti Real Madrid dengan hanya enam pekan tersisa sampai akhir musim La Liga 2020/21. Koleksi poin Los Blancos 70, Blaugrana 68, tapi pasukan Ronald Koeman itu memiliki tabungan satu pertandingan.

Lihat foto di atas. Kira-kira apa yang dikatakan Sofian Chakla kepada kiper David Soria? “Tak bisakah kamu seperti Marc-Andre ter Stegen?” Adegan bunuh diri menit 28 itu menjadi salah satu highlight pertandingan Barcelona vs Getafe pada Jumat dinihari 23 April 2021 di Camp Nou dengan gol bunuh diri pemain Maroko itu menjadi satu dari empat gol Barca ke gawang tim tamu.

Gol bunuh diri aneh itu terjadi saat Chakla menerima bola backpass dari rekannya, dan dengan tekanan dari para pemain tuan rumah, ia memutuskan mengirim backpass lagi ke kiper David Soria. Tidak terlalu keras sebenarnya tapi sepakannya melenceng sekitar dua meter di sisinya, memaksa kiper Spanyol itu berlari mundur hendak mencegah bola masuk. Usaha yang sia-sia karena si bundar bergulir ke dalam gawangnya dan kedua pemain Getafe ini hanya sibuk menyalahkan satu sama lain. Lihat adegan lucu tapi tragis itu di bawah ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Dua gol Barca terjadi melalui sepakan Lionel Messi. Satu di antaranya mungkin Anda sudah lihat pada menit 8 saat sebuah umpan terobosan sampai ke kaki bintang Argentina itu dan ia lolos dari jebakan offside, sebelum menggiringnya ke sisi kanan gawang David Soria dan melepaskan tembakan ke bagian atas gawang.

Channel Gilabola di Youtube

Gol keduanya terjadi menit 33 saat Messi menerima umpan di sisi kiri gawang tim tamu, menembak dari sudut sempit dan memantul di tiang kanan gawang Getafe. Bola liar disambar oleh La Pulga dari sudut yang lebih sempit lagi dan kali ini ia tidak membuat kesalahan. Skor 3-1!

Gol balasan skuad Pepe Bordalas itu terjadi menit 12, saat sepakan menyilang dari mantan pemain jebolan Barcelona, Marc Cucurella, disepak oleh Angel tapi memantul di paha Clement Lenglet dan masuk. Sementara itu gol balasan kedua terjadi pada menit 69 melalui sepakan penalti Enes Unal, setelah ia dijatuhkan oleh Ronald Araujo di dalam kotak. Gol ini sempat membuat Barcelona berdebar karena satu gol lagi dari skuad Pepe Bordalas bisa mencuri dua poin yang sangat penting dalam usaha Blaugrana merebut gelar musim ini.

Beruntung Ronald Araujo menebus kesalahannya dengan mencetak gol atas namanya sendiri pada menit-menit terakhir pertandingan. Sebuah sepak pojok disundulnya tepat waktu. Antoine Griezmann menambahkan satu gol lagi pada masa injury time. Skor 5-2 bertahan sampai akhir.

Hal lain yang mencolok dari laga Barca vs Getafe ini adalah dominasi bola luar biasa oleh tuan rumah, mencapai 83 persen selama babak pertama dan 79 persen untuk 45 menit kedua. Tapi meski hanya 17% dan 21% masing-masing babak, Getafe masih bisa mencuri dua gol.

Barca Tim Paling Produktif di La Liga

Lima gol Barcelona ke gawang Getafe pada Jumat dinihari 23 April 2021 itu menjadikan skuad Ronald Koeman itu sebagai tim paling produktif di La Liga dengan 74 gol, 13 gol di atas Atletico (59) dan 16 gol lebih banyak daripada Real Madrid (56). Hanya sayangnya raksasa Catalonia itu masih tertinggal lima poin di bawah Rojiblancos dan dua saja di bawah Los Merengues. Apa yang melegakan Koeman dan membuat takut Zidane adalah, Barca masih memiliki satu pertandingan di tangan, yang di atas kertas membuat mereka sudah memiliki 71 poin, atau satu di atas Los Merengues.

Ketiga pesaing gelar La Liga itu akan menghadapi laga sulit mereka masing-masing. Atletico akan tandang ke tim urutan 10 Athletic Bilbao, Real Madrid menjamu Real Betis yang merupakan tim urutan enam dan Barca melawat ke tim ranking ketujuh Villarreal. Ketiga raksasa Liga Spanyol tersebut butuh kemenangan untuk menjaga harapan gelar juara tetap hidup. Musim 2020/21 adalah satu dari enam musim di mana juara dari La Liga sulit ditebak. Lima musim lainnya bisa Anda baca di sini.

AHABET
AHABET