Iker Casillas Bersyukur Sudah Lama Meninggalkan Real Madrid

Iker Casillas Bersyukur Sudah Lama Meninggalkan Real Madrid

Gilabola.com – Iker Casillas akui bersyukur karena sudah lama meninggalkan raksasa Liga Spanyol, Real Madrid. Casillas bahkan yakin karirnya bakal berakhir dengan cara yang lebih buruk jika pilih bertahan di Madrid.

Iker Casillas harus diakui pernah menjadi pemain yang sangat penting dan tak terpisahkan bagi Real Madrid sejak menjalani debut bersama Madrid pada usia 18 tahun. Casillas juga sudah memberikan banyak gelar bergengsi untuk Real Madrid di pentas domestik maupun di level internasional juga.

Iker Casillas juga sempat ditunjuk sebagai kapten Real Madrid dan menjadi pemain yang sangat dicintai oleh semua suporter Real Madrid. Sempat naik, namun sejak musim 2012/13, Iker Casillas semakin jarang dapatkan kesempatan berlaga.

Advertisement
advertisement
advertisement

Bagai dapat kesempatan kedua, Iker Casillas sempat menjadi pilihan utama kembali pada musim 2014/15 silam. Saat semua fans masih percaya pada sang kiper, namun itu adalah musim terakhirnya berseragam Los Blancos. Pada musim selanjutnya, sang kiper pindah ke Porto dengan konferensi pers yang dramatis tanpa ditemani perwakilan klub.

Iker Casillas mengakui lebih memilih untuk pindah karena tidak lagi menjadi pilihan utama di tim. Casillas hingga saat ini tidak menyesali hal tersebut dan bersyukur.

“Seandainya saya memilih terus bertahan lebih lama lagi di Real Madrid, maka saya akan memiliki akhir karir yang lebih buruk daripada yang sudah saya jalani sebelumnya,” sambut Casillas kepada Universo Valdano channel Vamos saat mengenang masa lalunya.

Iker Casillas tak akan lupakan masa-masa di Real Madrid

“Saya juga masih ingat dengan debut dan saya sempat berbagi ruang dengan sosok Fernando Hierro. Dia meninggalkan saya sendirian, bukannya mendukung bocah berusia 18 tahun. Saya menjalani debut di San Mames pada usia 18 tahun, itu sama sekali tidak mudah untuk saya lalui,” lanjutnya lagi.

Iker Casillas tercatat berhasil memenangkan gelar Liga Champions pertamanya bersama Real Madrid pada musim 1999/2000. Pada pertandingan final, Real Madrid yang saat itu masih dilatih oleh Vincente Del Bosque berhasil kalahkan Valencia dengan skor telak 3-0. Casillas sangat mengingat momen penting tersebut dan tak akan melupakan masa selama di Real Madrid.

“Saya sudah memenangkan Liga Champions, saya sampai tidak bisa berhenti menangis saat itu. Saya baru saja menangis saat sang raja sampai mencubit pipi saya tetap saja saya memang tidak bisa untuk menahan diri lagi,” pungkas pemain yang masih dicintai oleh mayoritas fans Real Madrid tersebut.