Javier Tebas Sebut Barcelona Bangkrut Bukan Karena Gaji Raksasa Lionel Messi

Gilabola.com – Presiden La Liga Javier Tebas, yang mengaku sebagai fans Real Madrid tapi sangat mengidolai Lionel Messi, membela nilai kontrak gila superstar Argentina di Camp Nou, mengatakan bahwa Barcelona bangkrut bukan karena nominal kontrak pemenang 6 Ballon d’Or itu.

Belakangan dunia sepak bola dibuat gempar ketika kontrak lengkap Lionel Messi terbongkar di media, dengan penyerang 33 tahun itu mendapatkan bayaran total mencapai hampir Rp 9,5 Trilyun rupiah selama empat tahun sejak memperbarui kontraknya pada 2017 lalu, dengan batas akhir kesepakatan hingga musim panas 2021.

Sejauh ini La Pulga disebut telah mendapatkan bayaran sekitar 92 persen dari kontraknya tersebut, atau sekitar Rp 8,7 Trilyun, dengan kontrak tersebut termasuk dari bonus loyalti senilai lebih dari Rp 1,3 Trilyun, dan superstar Argentina bisa mendapatkan sisa bayarannya di akhir masa kontrak.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Mega kontrak Lionel Messi itu kini akhirnya membebani keuangan Barcelona saat ini di tengah masalah finansial akibat pandemi ini dengan raksasa Catalan disebut-sebut punya hutang mencapai Rp 20 Trilyun, sedangkan Rp. 12,4 Trilyun di antaranya merupakan utang jangka pendek yang harus segera dibayar.

Tapi presiden La Liga Javier Tebas mengatakan bahwa ancaman kebangkrutan Blaugrana bukanlah karena masalah kontrak raksasa ikon klub yang baru saja menyumbang golnya ke-650 untuk klub tersebut.

“Situasi keuangan Barcelona yang rapuh, seperti klub-klub besar lainnya, bukanlah kesalahan Lionel Messi, tetapi efek dari pandemi yang menghancurkan,” tweet Javier Tebas. “Tanpa pandemi, pendapatan yang dihasilkan akan dapat menutup pengeluaran untuk membayar pemain terbaik dunia yang pernah ada itu. Jadi bersifat sensitif terhadap isu ini rasanya tidak adil.”