
Gilabola.com – Penyerang andalan Real Madrid, Kylian Mbappé, tidak mengikuti sesi latihan pada Minggu waktu setempat menjelang pertandingan penting leg kedua perempat final Liga Champions UEFA melawan Bayern Munchen.
Absennya Mbappe dari latihan menjadi perhatian karena tim sedang berada dalam tren negatif. Di bawah arahan Alvaro Arbeloa, performa tim belum stabil setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk dua kekalahan.
Salah satu hasil buruk tersebut adalah kekalahan 1-2 pada leg pertama babak perempat final kompetisi Eropa tersebut yang berlangsung Rabu dini hari WIB.
Untuk membalikkan keadaan di leg kedua yang dijadwalkan Kamis dini hari WIB, tim asal ibu kota Spanyol itu membutuhkan performa maksimal dari lini depan. Namun, kondisi Mbappe masih menjadi tanda tanya setelah mengalami luka di bagian alis akibat benturan dengan Vitor Reis saat menghadapi Girona di kompetisi domestik pada Sabtu dini hari WIB.
Menurut laporan media Spanyol, sang pemain harus menjalani jahitan dan tidak ikut berlatih bersama tim. Selain Mbappe, Rodrygo dan kiper Thibaut Courtois juga tidak terlihat dalam sesi latihan.
Tantangan Berat di Kandang Lawan
Meski mengalami luka, kemungkinan Mbappe tetap tampil cukup besar. Namun, keberhasilan tim tidak hanya bergantung pada lini serang, melainkan juga kestabilan pertahanan saat menghadapi tekanan lawan.
Tim asal Jerman tersebut tampil sangat tajam musim ini. Mereka baru saja mencatatkan rekor jumlah gol terbanyak dalam satu musim kompetisi domestik, dengan kontribusi dari pemain seperti Harry Kane dan Luis Díaz. Hingga saat ini, mereka telah mencetak 105 gol di liga.
Di bawah pelatih Vincent Kompany, tim tuan rumah juga menunjukkan konsistensi tinggi dengan memenangkan 12 dari 13 pertandingan terakhir di semua ajang. Selain itu, mereka hanya kalah satu kali dari 20 pertandingan kandang musim ini di Allianz Arena.
Melihat catatan tersebut, akan menjadi tantangan besar bagi wakil Spanyol untuk membendung agresivitas lawan, terutama saat bermain di markas mereka.
Sorotan untuk Arbeloa
Penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih menggantikan Xabi Alonso pada Januari lalu terjadi di tengah situasi ruang ganti yang dikabarkan tidak kondusif.
Beberapa pemain, termasuk Vinícius Júnior, memberikan respons positif terhadap kepemimpinan pelatih baru. Namun, hasil di lapangan belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan.
Pengaruh besar para pemain di dalam tim disebut menjadi salah satu kendala dalam penerapan strategi secara menyeluruh. Kondisi ini berpotensi menghambat upaya tim untuk bersaing di kompetisi domestik maupun Eropa. Dan kabar terkini menyebutkan bahwa Didier Deschamps masuk daftar kandidat calon pengganti Arbeloa.
