Julen Lopetegui Tak Boleh Disalahkan

Liga Spanyol, Real Madrid, Julen Lopetegui

Usai Real Madrid memecat Julen Lopetegui, mantan presiden Los Blancos Ramon Calderon menuding penggantinya, Florentino Perez, tidak becus.

Real Madrid menunjuk Julen Lopetegui dua hari sebelum Piala Dunia 2018 dimulai. Namun kekalahan 1-5 dari rival abadinya, Barcelona, Minggu (28/10) lalu, menjadi alasan terkuat direksi klub itu memecat Julen Lopetegui.

Ada laporan bahwa keputusan untuk memecat Julen Lopetegui dibuat setelah kekalahan Los Blancos dari Levante akhir pekan lalu.

Real Madrid merilis sebuah pernyataan yang pastikan pemecatan Lopetegui. Pelatih itu dinilai gagal memaksimalkan skuad berbakat yang delapan pemain di antaranya masuk nominasi Ballon d’Or.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Namun Ramon Calderon mengatakan, semua itu terjadi gara-gara ketidakbecusan Florentino Perez, dan bukan kesalahan Lopetegui. “Sayangnya, itu (pemecatan Lopetegui) salah satu keinginan sang presiden,” kata Calderon.

“Jika dia (Lopetegui) menjadi figur yang tepat pada Juni, hanya empat bulan yang lalu, dia tidak mungkin tidak cocok lagi untuk klub saat ini,” tambahnya.

“Dia (Perez) menunjuk Lopetegui hanya dua hari sebelum Piala Dunia 2018 dimulai, sehingga merusak tim nasional (Spanyol) kami dan sekarang dia memecatnya. Jadi, itulah masalahnya, saya pikir dia (Lopetegui) tidak boleh disalahkan,” tegas Ramon Calderon.

Calderon Kritik Penjualan Ronaldo ke Juventus

Calderon juga kritis terhadap keputusan untuk menjual Cristiano Ronaldo ke Juventus pada akhir musim lalu. “Itu masalah utama (bagi Madrid), menjual Cristiano pada Juni lalu telah menjadi kesalahan bersejarah, dan kami membayar akibatnya sekarang,” ungkapnya.

Setelah awalnya menggantikan Perez, Calderon jadi presiden klub di Santiago Bernabeu antara tahun 2006 hingga 2009, sebelum akhirnya Florentino Perez merebut kembali posisi yang ia miliki sejak itu.