Site icon Gilabola.com

Jutaan Fans Real Madrid Teken Petisi Tolak Kylian Mbappe, Apa Yang Terjadi?

Sebuah petisi menolak Kylian Mbappe viral di internet

Gilabola.com – Dalam beberapa hari terakhir, petisi bertajuk “Mbappé Out” viral di kalangan pendukung Real Madrid. Jutaan fans dilaporkan telah menandatangani petisi online yang menuntut agar Kylian Mbappé segera meninggalkan klub.

Beberapa laporan bahkan menyebut angka tersebut bisa jauh lebih besar, dengan estimasi menembus 4 juta tanda tangan hanya dalam hitungan hari.

Meski begitu, jumlah tersebut masih diragukan akurasinya.

Pasalnya, situs tempat petisi dibuat tergolong sederhana secara teknologi dan tidak memiliki sistem verifikasi penandatangan, sehingga memungkinkan seseorang menandatangani berkali-kali atau dimanfaatkan bot untuk menaikkan angka secara tidak wajar.

Petisi ini menyebar luas di media sosial, dan para pendukung Los Blancos tampaknya sudah kehilangan kesabaran. Penutup musim 2025-2026 memang terasa berat bagi para Madridista, dan kekecewaan itu kini terlihat jelas.

Situasi semakin memanas ketika foto Mbappe berlibur di Sardinia bersama aktris sekaligus kekasihnya, Ester Expósito, beredar di internet. Saat itu ia sedang menjalani pemulihan cedera hamstring kiri yang dialami pada akhir April. Kondisi tersebut juga membuat peluangnya tampil di El Clasico pada 10 Mei menjadi diragukan.

Waktu liburan tersebut memicu kritik, terutama karena tim masih menghadapi laga penting dalam waktu dekat.

Pihak Mbappe langsung memberikan respons. Dalam pernyataan resminya, perwakilan sang pemain menilai reaksi fans sebagai bentuk penafsiran berlebihan. Mereka menegaskan bahwa aktivitas tersebut berada dalam pengawasan klub dan tidak mencerminkan etos kerja maupun komitmennya terhadap tim.

Pelatih kepala Álvaro Arbeloa juga mencoba meredakan situasi. Ia menyebut para pemain memiliki kebebasan untuk mengatur waktu pribadi mereka.

Statistik Tajam, Tapi Tetap Saja Disorot

Yang membuat situasi ini terasa janggal adalah performa Mbappe di lapangan. Ia mencatatkan 48 kontribusi gol, terdiri dari 41 gol dan 6 assist, dalam 41 pertandingan. Catatan tersebut menjadikannya pemain paling produktif di skuad musim ini.

Namun, performa tim secara keseluruhan tidak memuaskan. Los Blancos tersingkir di perempat final Liga Champions UEFA, gagal di Copa del Rey, serta tertinggal 11 poin dari FC Barcelona di La Liga dengan hanya beberapa laga tersisa.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan biasanya tertuju pada pemain bintang, dan Mbappe menjadi sasaran utama.

Laporan dari media juga mengungkap adanya ketegangan internal, termasuk dugaan perselisihan dengan salah satu staf pelatih sebelum pertandingan melawan Real Betis. Selain itu, sebagian fans mulai berspekulasi bahwa fokus Mbappe mungkin terpecah karena agenda bersama tim nasional Prancis menuju Piala Dunia.

Meski demikian, belum ada indikasi dari klub terkait keputusan terhadap pemain yang terlibat langsung dalam sekitar 42 persen gol tim di liga musim ini. Mbappe sendiri tetap menjalani pemulihan, bahkan dikabarkan tetap datang ke pusat latihan meski sedang libur.

Pada akhirnya, petisi ini lebih mencerminkan luapan emosi para pendukung. Di klub sebesar Los Blancos, standar yang tinggi membuat pemain tetap berada di bawah tekanan, bahkan ketika menjadi pencetak gol terbanyak.

Exit mobile version