Kai Havertz Hattrick Pertama Di Chelsea, Frank Lampard Langsung Janjikan Hal Ini!

Gila Bola – Manajer Frank Lampard memberikan pujian dan harapan besar usai rekrutan musim panas Kai Havertz tak hanya mencetak gol pertamanya untuk Chelsea, tapi sekaligus hattrick pertamanya!

The Blues dengan mudah melewati hadangan tim divisi Championship Barnsley di putaran ketiga Piala Liga dengan kemenangan sangat telak 6-0 di Stamford Bridge pada Kamis (24/9) dini hari WIB tadi.

Kai Havertz yang diturunkan di belakang Tammy Abraham sukses membuktikan bandrol mahalnya senilai hampir 1,4 Trilyun rupiah saat membuka skor menit ke-28 memanfaatkan umpan Mason Mount.

Di babak kedua playmaker Jerman itu kemudian menambahkan dua gol lainnya, melakukan penyelesaian mudah untuk gol kedua dari sodoran striker 22 tahun, sebelum berlari menyambut assist lain dari penyerang internasional Inggris untuk melengkapi hattricknya.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Menariknya bahwa Frank Lampard sempat ingin menariknya sebelum Kai Havertz menyelesaikan gol ketiganya, dan kini bos 42 tahun itu menjanjikan bahwa hattrick gelandang 21 tahun itu hanya awal dari banyak hal yang akan dibawanya untuk Chelsea di masa mendatang.

“Pertandingan yang sempurna untuk Kai Havertz hari ini karena dia datang ke sini tanpa latihan apapun,” kata Frank Lampard pada konferensi pers pasca pertandingan. “Kami harus memasukkannya ke line up karena kami mengalami masalah cedera pemain di area penyerangan.”

“Malam ini adalah perkembangan yang hebat, baginya untuk memainkan permainan ini. Tingkat kerjanya, dia membantu Ross Barkley mencetak golnya, tekelnya di lini tengah di area yang tinggi dan dia mendapatkan tiga golnya dengan kualitas yang baik. Tentu saja, masih akan ada banyak yang datang darinya di masa mendatang.”

“Saya sudah memprediksinya. Saya ingin melindunginya pada saat itu. Ide awalnya dengan Kai malam ini adalah memberinya sesi latihan. Bukan untuk tidak menghormati permainan, tetapi untuknya secara pribadi, untuk membuatnya melihat bagaimana kami bermain, untuk bekerja dengan rekan satu timnya, masuk ke lapangan, lihat bagaimana kami ingin menekan, jadilah bagian dari itu.”

“Ketika kami menguasai bola, ada lebih banyak elemen kebebasan bagi pemain dengan kualitasnya. Dia melakukan semua yang kami inginkan darinya malam ini.”