Kalah El Clasico, Beginilah Nasib Terkini Bos Real Madrid

Siluet Zinedine Zidane di bawah bayang-bayang Santiago Bernabeu pada laga El Clasico, Sabtu lalu, saat mereka kalah 3-0 dari Barcelona
Siluet Zinedine Zidane di bawah bayang-bayang Santiago Bernabeu pada laga El Clasico, Sabtu lalu, saat mereka kalah 3-0 dari Barcelona

Gilabola.com – Sumber di Santiago Bernabeu membenarkan perkembangan terkini soal nasib bos Real Madrid, Zinedine Zidane, usai kekalahan 3-0 saat El Clasico, Sabtu kemarin.

Jika kekalahan Los Blancos pada bulan November 2015 berujung pemecatan Rafa Benitez tak sampai dua bulan kemudian, nasib Zidane masih aman. Sejauh ini.

Real Madrid akan tetap mempertahankan Zinedine Zidane kendati harapan gelar juara mereka sudah berakhir bahkan sebelum tahun 2018 dimulai, dan kekalahan mengejutkan 3-0 di ajang El Clasico.

Sebuah sumber di raksasa Spanyol tersebut mengatakan kepada koran The Independent bahwa “tidak ada yang perlu dikhawatirkan” berkaitan dengan masa depan si pelatih asal Prancis tersebut, bahkan dengan juara bertahan Eropa tersebut tertinggal 14 poin jauhnya dari FC Barcelona di klasemen La Liga.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Gol babak kedua dari Luis Suarez, Lionel Messi dan Aleix Vidal menghancurkan Madrid untuk membuat mereka terdampar di posisi keempat Liga Spanyol. Tapi sementara tuan rumah lebih unggul di babak pertama dan bisa mengklaim beberapa peluang emas selama 45 menit pertama, Zidane dengan berani meninggalkan Isco, Gareth Bale dan Marco Asensio di bangku cadangan.

Mateo Kovacic diturunkan dengan tugas khusus sebagai pengawal Lionel Messi, tapi hal ini menjadi bumerang setelah striker Barcelona itu dengan cerdik menarik keluar sang gelandang beberapa kali ke pinggir lapangan untuk membiarkan Ivan Rakitic, teman sesama Kroasia, melaju melewati tengah lapangan dan menyiapkan gol pembuka Barca. Usai gol pertama itu Real Madrid terbukti tak pernah pulih.

Zidane punya sikapnya sendiri. Pendahulunya, Rafael Benitez, tunduk pada tekanan dari presiden Florentino Perez untuk menurunkan James Rodriguez, bukannya Casemiro di depan penonton Bernabeu. Keputusan itu berakhir dengan penghinaan 4-0 untuk kekalahan Madrid.

Pada laga El Clasico kemarin Zizou mempercayai instingnya, tapi rencana permainannya tidak berjalan baik dan pada akhirnya dia akan dihajar kritik – sesuatu yang dia sadari sepenuhnya.

“Saya tahu saya akan dihajar besok (di media) karena keputusan untuk menurunkan Kovacic, dan bukannya Isco, tapi saya tidak akan pernah berubah. Saya di sini untuk membuat keputusan, dan jika kami mencetak gol di babak pertama, semuanya akan berbeda,” kata Zidane dalam konferensi pers pasca pertandingan.