Kiper Jebolan Real Madrid Bikin Kesalahan Fatal, Langsung Kartu Merah!

Kiper Jebolan Real Madrid Bikin Kesalahan Fatal, Langsung Kartu Merah!

Gila Bola – Jabatan sih keren: kiper jebolan Real Madrid, tapi bikin kesalahan fatal pada pertandingan hari Sabtu malam, langsung kena kartu merah! Salah apa sih?

Ini merupakan adegan dalam pertandingan Espanyol vs Deportivo Alaves pada Sabtu (13/6) sore. Menit 18 kiper Alaves, Fernando Pacheco, maju keluar dari sarangnya dalam sebuah serangan tim tuan rumah. Di batas kotak penalti dia berhenti saat bola lambung dikirimkan melewati kepalanya.

Dengan refleks kiper jebolan Real Madrid itu menangkap bola tapi mendarat dengan wajah berbeda karena rupanya ia sadar ini merupakan sebuah pelanggaran berat. Sesuai aturan dasar sepak bola, seorang kiper dilarang memegang bola di luar kotak penalti. Padahal peristiwa itu terjadi di wilayah “D”, sedikit di luar kotak penalti. Wasit pun tak punya pilihan lain kecuali mengacungkan kartu merah. Buruan lihat cuplikannya di bawah ini sebelum kena banned.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Sebagai hasil dari kartu merah yang diterima sang kiper jebolan Real Madrid itu, pelatih Asier Garitano menarik keluar pemain sayap kirinya Edgar Mendez dan memasukkan kiper cadangan Roberto Jimenez, pemain pinjaman dari West Ham United.

Espanyol berhasil memanfaatkan kurangnya satu pemain outfield Deportivo Alaves dengan mencetak gol melalui Bernardo pada detik-detik terakhir babak pertama dan skor berubah menjadi 1-0. Tim asal kota Barcelona itu butuh banget tiga poin karena menduduki urutan terbawah klasemen La Liga.

Tiga poin memang belum berhasil membawanya keluar dari zona merah, tetapi setidaknya sudah pada jarak tiga poin dari zona aman dengan 10 laga tersisa sampai akhir musim.

Fernando Pacheco termasuk kader Real Madrid yang kurang beruntung, menjalani karir di Real Madrid C (2011-2013) dan Real Madrid B (2012-2014) tapi kemudian memutuskan keluar guna mencari menit bermain dan ia berakhir di Deportivo Alaves pada tahun 2015.