Tak banyak pemain yang bisa mengakhiri kariernya di Real Madrid. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah sosok senior justru memilih jalan berbeda ketika memasuki fase akhir perjalanan mereka di sepak bola.
Karim Benzema meninggalkan Santiago Bernabeu untuk tantangan baru. Luka Modric juga telah berpisah dengan klub. Begitu pula Dani Carvajal. Dari deretan nama besar tersebut, Toni Kroos menjadi satu-satunya yang memutuskan pensiun saat masih berseragam Los Blancos.
Kini, Thibaut Courtois berharap bisa mengikuti jejak gelandang asal Jerman itu.
Courtois Tak Berniat Kembali ke Genk
Kiper asal Belgia tersebut mengakui bahwa dirinya sudah mulai memikirkan masa pensiun. Namun, pemain berusia 34 tahun itu merasa waktunya masih belum dekat karena ia masih mampu tampil di level tertinggi.
Courtois juga menegaskan bahwa ia tidak memiliki rencana kembali ke klub lamanya, Genk, sebelum gantung sarung tangan.
“Bagi saya, Genk adalah bab yang sudah selesai sebagai pemain. Saya pikir saya menjalani satu tahun yang bagus di sana. Genk memiliki banyak kiper muda berbakat, jadi saya rasa tidak perlu kembali ke sana sebagai pemain,” kata Courtois.
“Jika saya bisa mengakhiri karier di Real Madrid, itu akan menjadi mimpi dan tujuan saya. Kita lihat saja apa yang akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan.”
Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa Courtois masih ingin melanjutkan perjalanannya di Madrid, klub yang sudah ia bela selama delapan tahun terakhir.
Merasa Lebih Lengkap Sebagai Kiper
Saat ditanya soal kapan dirinya akan pensiun, Courtois mengaku usia ideal seorang penjaga gawang berada di rentang 29 hingga 34 tahun. Meski demikian, ia merasa masih mampu bermain lebih lama.
Menurutnya, cedera panjang yang sempat membuatnya kehilangan satu musim justru bisa membuat kariernya sedikit lebih panjang dari perkiraan.
“Sebagai kiper, saya rasa usia ideal ada di antara 29 hingga 34 tahun. Saya kehilangan satu tahun karena cedera dan mungkin itu bisa memperpanjang karier saya sedikit,” ujarnya.
“Saya merasa baik. Saya sangat menjaga kondisi tubuh dan sekarang menjadi kiper yang lebih lengkap. Pengalaman juga sangat membantu. Saya sudah bertahun-tahun berada di Real Madrid, menghadapi banyak tekanan dan memainkan pertandingan-pertandingan penting. Semua itu mengajarkan banyak hal.”
Dengan kondisi fisik yang masih terjaga dan performa yang tetap berada di level elite, Courtois tampaknya masih akan menjadi andalan Real Madrid dalam beberapa musim ke depan.
Keinginan Courtois untuk pensiun di Real Madrid menunjukkan tingkat loyalitas yang mulai jarang ditemukan di sepak bola modern.
Meski usianya sudah memasuki pertengahan 30-an, pernyataannya soal kondisi fisik dan pengalaman menunjukkan bahwa ia belum melihat garis akhir kariernya dalam waktu dekat.
Peluang Courtois mengakhiri karier di Santiago Bernabeu terbuka cukup besar.

