Lelah Mental Dituntut Menang Terus Menerus, Zidane Ingin Pensiun Dini

Lelah Mental Dituntut Menang Terus Menerus, Zidane Ingin Pensiun Dini

Gilabola.com – Zinedine Zidane mengungkapkan rencana untuk pensiun lebih awal sebagai manajer Real Madrid setelah lelah mental karena dituntut menang terus menerus.

Bos Los Blancos berusia 48 tahun tersebut mengungkapkan bahwa ia akan pensiun dari karir kepelatihan lebih awal, dengan tekanan pekerjaan “membuat dia lelah”.┬áLegenda Bernabeu tersebut sudah pernah satu kali mundur dari kursi panas Madrid, yaitu beberapa hari setelah mengantarkan timnya memenangi hattrick gelar Liga Champions pada 2018.

Dan berbicara menjelang kemenangan 1-0 atas Espanyol, manajer Prancis itu telah mengungkapkan bahwa itu dia tidak akan melatih “selama 20 tahun” sebelum dia memutuskan untuk pergi sekali lagi.

Dia berkata: “Saya tidak akan melatih selama 20 tahun. Saya akan pensiun sebelum itu. Saya seorang pelatih biasa, apa pun bisa terjadi [termasuk kekalahan]. Saya tidak merencanakan apa pun. Ini hari-hari yang menggairahkan saya. Untuk berapa lama, saya tidak tahu.”

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Di kepala saya, saya selalu menjadi pemain. Saya bermain selama 18 atau 19 tahun, dan setelah itu ketika orang-orang bertanya apakah saya akan menjadi pelatih, saya mengatakan tidak.”

“Lalu saya memutuskan untuk menjadi manajer. Ini benar-benar membuatmu lelah. Saya tidak akan melatih selama 20 tahun, itu pasti.”

Zidane awalnya mengambil kursi panas Real Madrid pada tahun 2016, melangkah dari perannya sebagai bos Tim B untuk menggantikan Rafa Benitez yang dipecat. Kesuksesan luar biasa segera menyusul, saat tim memenangkan tiga trofi Liga Champions berturut-turut – serta satu gelar La Liga.

Namun di tengah kekhawatiran atas skuad yang menua, dan kepergian Cristiano Ronaldo, Zidane mengejutkan dunia dengan mundur tak lama setelah kemenangan kompetisi Eropa ketiganya pada 2018.

Namun, sama mengejutkannya, ia tergoda untuk kembali pada Maret tahun 2019 lalu, setelah masa jabatan Julen Lopetegui dan Santiago Solari dalam musim penuh bencana dan singkat.

Setelah menyelesaikan 19 poin mengejutkan di belakang Barcelona musim lalu, Zidane telah berhasil membawa Los Merengues kembali ke jalur juara La Liga dan unggul dua poin dari Lionel Messi dan kawan-kawan.